Livin' Makin Sibuk, Bank Mandiri Catat 1.700 Transaksi per Jam
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengungkapkan aplikasi super Livin' by Mandiri kini melayani rata-rata sekitar 1.700 transaksi per jam, seiring meningkatnya jumlah pengguna dan intensitas pemanfaatan layanan digital.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan hingga semester I-2026, Livin' telah digunakan oleh lebih dari 41 juta nasabah. Tidak hanya jumlah pengguna yang terus bertambah, frekuensi transaksi juga meningkat signifikan.
Alhasil perusahaan dapat meningkatkan efisiensi secara signifikan. "Livin' telah berkembang secara rata-rata setara 11.500 transaksi per hari atau 1.700 transaksi per jam. Dapat dibayangkan biaya yang sangat besar apabila seluruh transaksi tersebut dijalankan secara konvensional," ujar Novita dalam paparan kinerja semester I-2026, Kamis (23/7/2026).
Selain Livin', platform digital wholesale Kopra by Mandiri juga terus mencatat pertumbuhan dengan melayani sekitar 354 ribu pengguna dengan sekitar 84% di antaranya merupakan pelaku UMKM.
Untuk memperluas ekosistem digital, Bank Mandiri juga menghadirkan sejumlah fitur baru di Livin'. Beberapa di antaranya adalah KSM Emas fasilitas Kredit Agunan Deposito yang memungkinkan deposito dijadikan agunan pinjaman, serta Livin' Next G yang ditujukan untuk memperkenalkan budaya menabung kepada anak sejak dini.
Optimalisasi kanal-kanal digital tersebut kemudian tercermin pada profitabilitas perusahaan yang solid sepanjang paruh pertama tahun ini. Perseroan mencatat return on equity (ROE) sebesar 24,3% dan return on assets (ROA) sebesar 17,5%.
Sementara itu, dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri tumbuh 17,1% secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan.
(mkh/mkh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]