MARKET DATA

Restrukturisasi 250 BUMN, Prabowo Sebut Duit Rp 50 Triliun Selamat

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
20 July 2026 17:10
Presiden Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, 20 Juli 2026. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Foto: (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyebut penataan ratusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Danantara Indonesia mampu menyelamatkan dana negara dalam jumlah besar. Dari penutupan 250 BUMN, biaya rutin atau overhead yang bisa dihemat mencapai Rp 50 triliun.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam taklimatnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).

Prabowo menjelaskan, penghematan berasal dari pemangkasan beragam pos biaya operasional yang selama ini melekat pada tiap entitas BUMN yang ditutup maupun digabung.

"Mereka laporan, dengan ditutupnya 250 BUMN, overhead biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah Rp 50 triliun," kata Prabowo.

Ia merinci komponen biaya yang selama ini membebani perusahaan negara, mulai dari gaji jajaran direksi dan komisaris hingga biaya operasional harian.

"Gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transport, bayar rapat kerja. Rp 50 triliun," ujarnya.

Berawal dari 1.077 BUMN

Menurut Prabowo, banyaknya pos biaya yang bisa dipangkas tak lepas dari struktur BUMN yang selama ini terlalu gemuk. Ia mengaku terkejut saat menerima laporan bahwa jumlah BUMN mencapai 1.077 entitas-jauh dari perkiraannya semula yang hanya 300-350 perusahaan.

Membengkaknya jumlah itu, kata Prabowo, dipicu oleh praktik banyak BUMN yang membentuk anak, cucu, hingga cicit perusahaan sehingga strukturnya perlu ditata ulang.

Prabowo mengapresiasi kerja jajaran pimpinan Danantara yang dalam 18 bulan pertama sudah menutup, mengkonsolidasikan, dan menggabungkan 250 BUMN. Ia menargetkan jumlah BUMN menyusut menjadi maksimal 350 entitas pada akhir 2026.

Program konsolidasi ini merupakan bagian dari transformasi BUMN di bawah Danantara Indonesia, badan pengelola investasi yang dibentuk pada Februari 2025 dan kini mengelola aset negara bernilai lebih dari US$1 triliun.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Sudah Tutup 250 BUMN per Juli 2026, Akhir Tahun Tambah 700


Most Popular
Features