MARKET DATA

Kredit Bank Tumbuh 11,5%, Penyaluran UMKM Jadi PR Utama

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
20 July 2026 15:42
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan, kinerja kondisi sektor jasa keuangan, khususnya pernankan cukup baik. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan, pertumbuhan kredit tumbuh diangka dua digit sebesar 11,5%.

Menurutnya, koordinasi antara anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berjalan sangat solid dalam menjaga sektor jasa keuangan.

"Kalau dari OJK, beberapa hal terkait bagaimana kredit tumbuh ya, kredit perbankan tumbuh 11,5%, itu sekitar Rp 8.600 triliun," ujar Friderica saat ditemui di Gedung DPR RI usai rapat dengam Komisi XI di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Tak hanya sekadar tumbuh, Friderica juga menegaskan bahwa kualitas kredit dan ketahanan perbankan masih dalam level yang aman. Hal tersebut tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang terjaga serta kondisi likuiditas perbankan yang masih memadai untuk mendukung ekspansi ke depan.

"Juga tadi disampaikan juga misalnya NPL-nya terjaga," ucapnya.

Meskipun demikian, kata wanita yang akrab disapa Kiki ini mengaku, masih ada tantangan dan pekerjaan rumah yang dipertanyakan oleh Komisi XI, khususnya terkait akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kiki menuturkan, DPR RI menyoroti sejauh mana dampak pertumbuhan kredit tersebut dirasakan oleh pelaku usaha kecil.

"Tadi Bapak-Ibu di anggota Komisi XI banyak mempertanyakan tentang kredit UMKM. Jadi ini PR kita semua gimana nanti kredit UMKM bisa tumbuh. Kemudian terkait dengan dukungan terhadap UMKM," sebutnya.

Kiki menambahkan, OJK akan terus mendorong program-program strategis guna memperdalam pasar keuangan dan memperluas jangkauan kredit bagi UMKM.

"Program-program apa yang kita sampaikan ya misalnya pendalaman pasar," tutupnya.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama


Most Popular
Features