Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TLKM, BUVA, hingga BRIS
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (17/7) di zona hijau dengan kenaikan 1,10% ke level 6.175,54.
Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan saham BBCA, BBRI, dan BMRI sebagai kontributor utama, sementara pelemahan DCII, BREN, dan BRMS membatasi laju penguatan.
Investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp725,11 miliar di pasar reguler dan Rp638,57 miliar di seluruh pasar. Dari sisi sektoral, tujuh dari sebelas sektor ditutup menguat, dipimpin sektor keuangan yang naik 2,34%, sedangkan sektor basic industry menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 0,50%.
Di pasar global, indeks utama Wall Street ditutup melemah, dengan Dow Jones turun 0,77%, S&P 500 terkoreksi 1,01%, dan Nasdaq melemah 1,40%.
Di sisi lain, implementasi Price Impact Ratio (PIR) dalam metodologi High Shareholding Concentration (HSC) dinilai memperkuat kualitas likuiditas pasar dan selaras dengan aspek Extreme Price Increase (EPI) dalam evaluasi MSCI. Sentimen tersebut tercermin dari penguatan ETF EIDO sebesar 2,05% dan MSCI Indonesia sebesar 2,97%.
Dari sisi aksi korporasi, ada PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) membentuk tiga anak usaha baru sebagai bagian dari strategi memperluas lini bisnis dan memperkuat struktur usaha. Ketiga entitas tersebut meliputi DH Listrik yang bergerak di bidang pembangkitan dan penyediaan tenaga listrik, DH Infrastruktur yang fokus pada layanan kepelabuhanan, pergudangan, angkutan laut, dan jasa transportasi pendukung, serta DH Arunika Hospitality yang bergerak di bisnis perhotelan, manajemen akomodasi, jasa boga, hingga penyediaan tenaga kerja.
DH Listrik dan DH Infrastruktur dimiliki secara tidak langsung melalui DH Investindo sebesar 99,90% dan Cipta Multi Prima sebesar 0,10%, sedangkan DH Arunika Hospitality dimiliki langsung oleh perseroan sebesar 99,90% dengan sisa 0,10% dimiliki Cipta Multi Prima.
Hingga kuartal I-2026, DEWA mencatat total aset sebesar Rp15,95 triliun, turun 4,68% dibanding akhir 2025. Ekuitas juga turun 8,13% menjadi Rp7,89 triliun. Di sisi operasional, pendapatan turun 2,21% secara tahunan menjadi Rp1,55 triliun, namun laba bersih meningkat 34,59% menjadi Rp92,72 miliar.
Selanjutnya ada PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) memulai pembangunan (groundbreaking) proyek Vasa Ubud di Bali sebagai langkah memperluas portofolio properti premium sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berulang (recurring income).
Proyek resort berstandar internasional tersebut dibangun di atas lahan sekitar 7,39 hektare di kawasan Ubud dengan nilai investasi sekitar Rp1 triliun dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 30 bulan. Mengusung konsep low-density luxury resort, Vasa Ubud akan terdiri atas 41 unit vila privat dan 128 kamar hotel bergaya sanctuary.
Sementara itu, PT Astra International Tbk. (ASII) akan memulai program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun pada periode 20 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027 setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB. Buyback akan dibiayai dari kas internal dengan batas maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor, serta tetap menjaga porsi saham beredar di publik (free float) minimal 15%.
Program ini merupakan kelanjutan dari buyback sebelumnya senilai Rp2 triliun yang dimulai pada November 2025. Pada periode 16 Maret hingga 15 Juni 2026, perseroan telah merealisasikan pembelian kembali sebesar Rp810,70 miliar atau sekitar 40,5% dari anggaran, dengan menyerap 153,43 juta saham pada harga rata-rata Rp5.283 per saham.
Dalam RUPSLB yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengalihan maksimal 100 juta saham hasil buyback untuk pelaksanaan Management Stock Ownership Program (MSOP).
Rekomendasi Saham Hari Ini
TLKM - Buy 2630-2650 | TP 2680-2710 | SL 2490
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
BUVA - Buy 940-950 | TP 970-990 | SL 900
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
BRIS - Buy 1895-1905 | TP 1925-1950 | SL 1795
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
TOWR - Buy 404-408 | TP 414-424 | SL 384
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
AADI - Buy 8650-8700 | TP 8825-9000 | SL 8325
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
source on Google