MARKET DATA

Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% per Juni 2026

mkh,  CNBC Indonesia
20 July 2026 08:47
PT Bank Mega Syariah memberikan layanan istimewa kepada para nasabah setia dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2024 di Kantor Cabang Utama (KCU) Bank Mega Syariah, Jalan Rasuna Said Kav. 12, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2024). Seluruh j
Foto: PT Bank Mega Syariah memberikan layanan istimewa kepada para nasabah setia dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2024 di Kantor Cabang Utama (KCU) Bank Mega Syariah, Jalan Rasuna Said Kav. 12, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2024). Seluruh jajaran direksi turun langsung melayani nasabah dan mendengarkan masukan secara langsung, sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mempererat hubungan antara bank dan nasabah. (CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan konsumer sepanjang semester I-2026. Hingga Juni 2026, portofolio pembiayaan konsumer perseroan mencapai Rp601 miliar atau tumbuh 17,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), pembiayaan konsumer meningkat 5,72% dibandingkan posisi akhir 2025.

Di antara berbagai produk, pembiayaan emas menjadi penyumbang pertumbuhan paling tinggi. Per Juni 2026, portofolio pembiayaan emas Bank Mega Syariah mencapai Rp42,6 miliar atau melonjak 1.715% dibandingkan posisi akhir 2025.

Sepanjang periode Desember 2025 hingga Juni 2026, penyaluran pembiayaan logam mulia melalui produk tersebut telah mencapai 22,3 kilogram.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary mengatakan pertumbuhan pembiayaan konsumer menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan berbasis syariah yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan.

"Segmen konsumer menjadi salah satu area yang terus kami perkuat. Pertumbuhan portofolio hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa produk pembiayaan Bank Mega Syariah semakin diterima masyarakat," ujar Benadicto dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).

Hingga akhir tahun, Bank Mega Syariah menargetkan pertumbuhan bisnis konsumer melalui optimalisasi produk unggulan, penguatan kanal digital, serta perluasan akuisisi nasabah berbasis komunitas dan ekosistem.

Menurut Benadicto, perseroan akan memfokuskan strategi pada produk-produk dengan permintaan yang terus meningkat, seperti pembiayaan emas, pembiayaan tanpa agunan, dan pembiayaan haji khusus.

"Kami juga akan memperkuat sinergi dengan jaringan cabang, meningkatkan kualitas proses akuisisi, serta mengoptimalkan kanal digital agar layanan pembiayaan semakin mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan nasabah," katanya.

Di sisi lain, Bank Mega Syariah menegaskan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan terus memperkuat pemantauan kualitas portofolio, pengelolaan risiko, serta strategi penagihan (collection) guna menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat dan berkelanjutan.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 17,7% per Juni 2026


Most Popular
Features