MARKET DATA

Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Ngegas Balik ke Level 6.100

Redaksi,  CNBC Indonesia
17 July 2026 08:30
Pengunjung mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Pengunjung mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan Kamis (16/7/2026). Indeks ditutup melonjak 66,24 poin atau 1,1% ke level 6.108,21, sekaligus kembali menembus level psikologis 6.100.

Nilai transaksi kemarin mencapai Rp 13,22 triliun, melibatkan 26,23 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Sebanyak 385 saham naik, 254 turun, dan 326 lainnya tidak bergerak. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 10.659 triliun.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi motor penopang indeks sejak pagi, mulai dari Amman Mineral (AMMN), Bank Mandiri (BMRI), Astra International (ASII), hingga Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

Sementara itu, sepanjang perdagangan kemarin investor asing mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp 1,22 triliun di seluruh pasar (all market). Rinciannya, asing membukukan net buy Rp 283,41 miliar di pasar reguler dan Rp 940,73 miliar di pasar tunai serta negosiasi.

Total nilai transaksi asing di seluruh pasar tercatat foreign buy Rp 4,82 triliun dan foreign sell Rp 3,59 triliun. Porsi transaksi asing terhadap keseluruhan pasar mencapai 31,36%, sedangkan investor domestik mendominasi dengan 68,64%.

Lantas, saham apa saja yang paling banyak diborong asing kemarin saat IHSG ngegas? Mengutip Stockbit, berikut 10 net foreign buy terbanyak pada perdagangan Kamis!

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp 186,75 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp 180,18 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp 59,20 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp 45,90 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp 38,93 miliar
  6. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp 34,79 miliar
  7. PT Timah Tbk. (TINS) - Rp 34,75 miliar
  8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp 32,49 miliar
  9. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp 31,55 miliar
  10. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp 23,18 miliar

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Asing Gencar Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Balik ke Level 6.000


Most Popular
Features