Ada Transaksi Nego Jumbo Saham Emiten Energi (PKPK), Harga Diskon
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) mencatat transaksi besar di pasar negosiasi pada perdagangan sesi I, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi negosiasi saham PKPK mencapai sekitar Rp 1,44 triliun dengan yang dilakukan dalam dua kali transaksi dengan harga Rp1.600 per saham atau terdiskon lebih dari 50% dari harga perdagangan di pasar reguler.
Volume transaksi tercatat sebanyak 2,88 juta lot (288 juta saham) atau setara Rp 460,8 miliar pada transaksi pertama dan 6,12 juta lot (612 juta saham) atau setara Rp 979,2 miliar pada transaksi kedua. Seluruh transaksi selesai dalam kurang dari 30 menit pertama perdagangan sesi satu dibuka.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi jumbo saham PKPK tersebut. Namun transaksi bernilai ratusan miliar rupiah hingga triliunan di pasar negosiasi kerap berkaitan dengan perpindahan kepemilikan saham investor besar atau penataan portofolio institusi.
Seiring dengan transaksi tersebut, saham PKPK parkir di level Rp 3.380 per saham, naik 5,30% pada sesi 1.
Perdana Karya Perkasa (PKPK) bergerak dalam bidang pengembangan, perdagangan, industri, pertambangan, pertanian, transportasi darat, workshop dan jasa melalui divisi pertambangan batubara, konstruksi, dan persewaan alat berat.
Pelanggan utama jasa kontraktor PKPK adalah Vico Indonesia, yaitu kontraktor bagi hasil eksplorasi dan produksi migas bagi negara.
Perusahaan beroperasi secara komersial sejak tahun 1983 untuk melakukan kegiatan usaha penyewaan alat berat dan jasa terkait dengan pembangunan gedung, dan sejak tahun 2005 juga beroperasi di bidang pertambangan batubara.
Adapun per 3 Juli 2026, penerima manfaat akhir PKPK adalah Haryanto Sofian yang menjabat sebagai Direktur Utama PKPK, dirinya secara langsung menguasai 0,19% saham PKPK.Â
Adapun pemegang saham terbesar PKPKÂ adalah Deli Putra Bangsa dengan kepemilikan 75%, sedangkan sisanya dimiliki oleh investor ritel serta jajaran direksi dan komisaris perusahaan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi 1 naik 22,49 poin atau 0,37% ke level 6.064,46 hari ini, Kamis (16/6/2026).
Sebanyak 339 naik, 267 turun, dan 359 tidak bergerak. Nilai transaksi siang ini mencapai Rp 7,51 triliun, melibatkan 15,55 miliar saham dalam 1,42 juta kali transaksi.
Mengutip Refinitiv, mayoritas sektor berada di zona hijau. Hanya utilitas dan teknologi yang mengalami koreksi, yakni -0,42% dan -1,61%.
source on Google [Gambas:Video CNBC]