MARKET DATA

Bos BEI Tegaskan Fundamental Pasar Keuangan RI Kuat

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
15 July 2026 15:28
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik saat menyampaikan pemaparan dalam Investment Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/7/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa fundamental ekonomi dan pasar keuangan Indonesia kuat. Hal ini seiring dengan keputusan S&P yang mempertahankan rating surat utang RI yang masih masuk dalam investment grade (BBB) dengan outlook stabil.

"Pengumuman dari S&P itu 15 menit sebelum pasar tutup pada hari Senin (13/7/2026), saat itu pasar di zona merah, begitu keluar pengumuman S&P, pasar rebound dan ditutup naik hampir 2%," ungkap Jeffrey dalam acara Investment Forum 2026 CNBC Indonesia di Main Hall BEI, Rabu (15/7/2026).

Dirinya juga menilai keputusan S&P tersebut ikut membantu mengurangi ketidakpastian, sehingga investor dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih baik.

"Banyak sekali belakangan (ketidakpastian) dari internal dan eksternal, ini satu-satu berkurang, artinya, investor bisa mengukur risiko investasi yang tadinya sistematik risk-nya tinggi jadi bisa dikelola dengan baik," ungkap Jeffrey.

Lebih lanjut Jeffrey menilai setelah S&P masih akan ada kabar-kabar baik lainnya yang akan datang dan mampu memberikan tenaga kepada pergerakan indeks acuan pasar modal Indonesia.

"Saya kira (pengumuman dari S&P) sesuatu yang baik dan akan berlanjut dan kita harapkan rating agencies dan indeks global provider lain akan menyusul," jelas Jeffrey.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan


Most Popular
Features