MARKET DATA

Analis Ungkap Alasan Saham ANTM Banyak Diburu Investor

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
02 July 2026 13:23
Gedung Antam. (CNBC Indonesia TV)
Foto: Gedung Antam. (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Antusias investor dalam mengoleksi saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam masih sangat tinggi meski dibayangi penurunan harga emas, yang sempat mencapai rekor tertingginya di atas USD5.500 per ons.

Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat prospek harga emas dan nikel dunia masih diyakini akan menguat dan berpotensi mendorong kinerja ANTM. Selain itu, ANTM juga tercatat konsisten membagikan dividen ke pemegang saham dalam setiap tahunnya. Sehingga tidak heran dalam seminggu terakhir atau tepatnya sejak 22 Juni, net buy investor asing di saham ANTM tercatat mencapai Rp306,45 miliar.

Senior Analis Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menuturkan bahwa konsistensi ANTM dalam membagikan dividen didukung oleh perbaikan profitabilitas yang solid.

"Kemampuan mencetak arus kas yang kuat dari segmen emas dan nikel memberikan kepastian bagi pasar bahwa dividend payout ratio (DPR) yang historisnya berada di kisaran 70% hingga 100% masih berkelanjutan untuk membahagiakan para pemegang saham," ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2026).

Untuk diketahui, ANTM mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada Triwulan I-2026 dengan membukukan pertumbuhan profitabilitas dengan laba periode berjalan sebesar Rp3,66 triliun. Jumlah ini meningkat 58% dibandingkan Triwulan I-2026 sebesar Rp2,32 triliun.

Sejalan dengan peningkatan tersebut, ANTAM juga membukukan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar 55%, dengan capaian EBITDA Triwulan I-2026 sebesar Rp5,05 triliun dibandingkan Rp3,26 triliun pada Triwulan I-2025.

Kinerja keuangan ANTAM didorong oleh fundamental operasional yang semakin kuat. Hal ini tercermin dari kinerja segmen nikel yang optimal, penguatan sourcing emas untuk menjaga kesinambungan pasokan, serta mulai beroperasinya pabrik smelter grade alumina (SGA) yang memperkuat pertumbuhan segmen bauksit dan alumina.

Sekadar informasi, untuk dividen 2024 ANTM membagikan sebanyak Rp128,07 per lembar saham, lalu pada 2025 sebanyak Rp151,77 per lembar saham, dan pada 2026 sebanyak Rp209,90 per lembar saham. Dengan catatan itu, investor bisa memperoleh keuntungan dari dividen 5-10% setiap tahunnya.

Di sisi lain, pada perdagangan sesi satu siang ini Kamis, 2 Juli 2026 saham ANTM berhasil ditutup menguat sebanyak Rp160 ke harga Rp2.770 atau sebesar 6,13%.

(dpu/dpu) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Usai Bagi Dividen Jumbo, Analis Ungkap Prospek Bisnis Antam


Most Popular
Features