MARKET DATA

EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadwal Listingnya

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
02 July 2026 11:30
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMi) menetapkan harga penawaran Rp470 per saham pada masa penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam aksi korporasi ini, Perseroan menawarkan 522.857.000 saham baru atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sehingga, nantinya EMMI akan mendapatkan dana segar sebesar Rp245,74 miliar.

Perseroan dijadwalkan melakukan penjatahan pada 6 Juli 2026, distribusi saham pada 7 Juli 2026, dan pencatatan saham di BEI pada 8 Juli 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung pengembangan usaha Perseroan.

Sebesar Rp50 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman Perseroan, sekitar 6,4% untuk pembiayaan belanja modal pembangunan gedung pabrik Cikupa, serta sekitar 72,3% untuk modal kerja, antara lain pembelian barang terkait proyek soft loan serta pembelian bahan baku/persediaan untuk menunjang operasional bisnis Perseroan.

Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk, Florian Chris Widjaja mengatakan, penguatan modal kerja dan kapasitas usaha menjadi penting seiring meningkatnya kebutuhan fasilitas kesehatan terhadap alat kesehatan.

Penawaran umum perdana saham ini dijamin dengan skema full commitment oleh PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT INA Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek. Adapun masa penawaran umum diperkirakan berlangsung pada 2-6 Juli 2026, sementara pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 8 Juli 2026.

Dari sisi kinerja, PT Esa Medika Mandiri membukukan laba sebesar Rp34,13 miliar pada tahun buku 2025. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp11 miliar.

Sementara itu, penjualan bersih perseroan sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp454,63 miliar.

Pada saat pendirian, struktur kepemilikan saham perseroan terdiri dari Surya Gunawan Widjaja sebesar 55%, Eddy Lie sebesar 35%, dan Andre Fajar Surya Gunawan sebesar 10%.

 

(ayh/ayh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Esa Medika Mandiri (EMMI) Mau IPO, Incar Dana Segar Rp269 Miliar


Most Popular
Features