MARKET DATA

Masih Menarik! Asing Tampung Saham ANTM, Net Buy Tembus 306,45 M

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
02 July 2026 09:15
ANTAM
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih menarik minat investor asing untuk melakukan aksi beli. Sejak 22 Juni hingga akhir Juni, net buy ANTAM tercatat menembus angka Rp306,45 miliar.

Aksi borong saham yang konsisten selama sepekan ini menjadi angin segar sekaligus indikator penting bagi potensi pergerakan harga saham ANTM. Pada perdagangan sesi 2, Selasa (1/7/2026) saham ANTM berada di level 2.610 atau naik 0,77%.

Diketahui emas masih diminati sebagai aset safe haven. Semakin tingginya minat pada emas juga tercermin dari kinerja ANTAM, yang mencatatkan kinerja terbaik sepanjang sejarah pada 2025.

ANTAM mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun pada 2025, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun, tumbuh signifikan 106% dibandingkan capaian tahun 2024.

Apiknya kinerja ini juga didukung oleh penjualan emas ANTAM yang tercatat mencapai Rp66,47 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 15% dibandingkan Rp57,56 triliun pada 2024.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Adrian Djie menyebut fundamental ANTM ke depannya masih prospektif. "Kami menilai prospek ANTM ke depan masih akan cerah didukung oleh target manajemen untuk mendorong penjualan emas untuk menyamai atau melampaui rekor tahun 2024," ungkap Adrian kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (2/7/2026).

Meski demikian ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni tren penurunan harga emas yang merefleksikan kekhawatiran pasar mengenai ekspektasi peningkatan suku bunga di akhir tahun. Di tengah tantangan ini, terutama dengan emas yang memberikan kontribusi besar, saham ANTM masih menarik untuk dikoleksi.

"Segmen emas merupakan kontribusi pendapatan terbesar ANTM. Namun menurut kami, partisipasi retail tidak sepenuhnya meningkatkan kinerja ANTM secara signifikan meskipun tentunya akan memberikan dorongan. Kami merekomendasikan buy dengan target jangka panjang 4,800," ungkap Adrian.

(rah/rah) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Sesi 1 Naik 0,84%, Asing Net Sell Rp349 M dan Saham Ini Diborong


Most Popular
Features