OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, antusiasme perusahaan untuk mencari pendanaan alternatif di pasar modal masih cukup tinggi.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif Dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan ada sebanyak 61 rencana penawaran umum dalam pipeline dengan nilai integratif sekitar Rp 52,38 triliun.
"Jadi masih tercatat tinggi minat penggalangan dana untuk menunjang kegiatan korporasi dan pemerintah yang tercatat di tahun ini," ujarnya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Sementara, nilai fundraising hingga saat ini di tahun 2026 sebesar Rp 81,09 triliun. Capaian tersebut cukup baik di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian dan tantangan tahun ini.
Namun, kata Hasan, capaian kinerja pasar modal dapat dengan cepat diuji ketika kepercayaan pasar menghadapi tekanan. Ia mengatakan, perkembangan pasar sepanjang paruh pertama tahun ini harus menjadi pengingat bahwa kondisi fundamental ekonomi yang baik saja tidak selalu cukup.
Sebab, jika mengacu data perdagangan per 26 Juni 2026 menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi sangat dalam sebesar 31,81% secara year to date. Pada saat yang sama investor-investor asing membukukan net sell sebesar Rp 71,68 triliun sepanjang tahun berjalan.
"Dinamika tersebut mengonfirmasi bahwa kepercayaan akan selalu menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan pasar modal di kawasan," ungkapnya.
Dengan demikian, Hasan menyebut, Indonesia tidak cukup hanya membangun pasar modal yang besar yang aktif, namun menghadirkan pasar modal Indonesia yang mampu membangun kepercayaan sebagai fondasi utama dari perkembangan seluruh ekosistemnya.
"Kepercayaan ini bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan hanya melalui satu kebijakan ataupun hanya dapat dilakukan oleh satu institusi semata. Kepercayaan merupakan hasil dari konsistensi seluruh ekosistem pasar modal dalam menjaga integritasnya masing-masing," pungkasnya.
(mkh/mkh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]