Gelar RUPS, Ini Susunan Direksi Bursa Efek Indonesia Terbaru
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 hari ini, tanggal 29 Juli 2026. Salah satu agendanya adalah perubahan pengurus jajaran Direksi BEI hingga tahun 2030.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberi izin bagi 7 Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030 untuk disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK telah memilih 7 direktur BEI dari 4 paket, atau sebanyak 28 orang yang sudah melakukan fit and proper test di OJK.
"Alhamdulillah sudah terpilih 7 orang yang terbaik untuk masing-masing bidang," ujarnya saat konferensi pers di gedung DPR RI Jakarta.
Harapannya, jajaran pimpinan BEI yang baru dapat berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk pengembangan BEI dan tata kelola. Selain itu, juga melanjutkan reformasi integritas di pasar modal.
"Karena semua akan melihat bagaimana keberlanjutan dari reformasi integritas yang kita lakukan ya untuk terus bagaimana Bursa Efek Indonesia ini bisa melaksanakan tugasnya," ucapnya.
Sebab, upaya tersebut dilakukan agar pasar modal Indonesia dapat menjadi rumah yang baik bagi seluruh pelaku pasar modal, dalam hal ini investor, emiten, hingga perusahaan efek.
"Sehingga kita kedepankan integritas tata kelola dan juga kita akan terus melakukan perbaikan-perbaikan sehingga akan menjadi pasar modal yang semakin maju, semakin berkembang dan bisa semakin menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BEI yang dipilih OJK, Jeffrey Hendrik mengatakan akan berkomitmen untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang sudah dilakukan empat bulan terakhir. Mulaibdari meningkatkan transparansi dan integritas, hingga tata kelola di BEI.
"Selain itu juga akan melakukan pendalaman pasar baik dari sisi permintaan maupun dari sisi suplai sehingga ke depannya potensi BEI untuk menjadi bursa kelas dunia yang setara dengan bursa-bursa besar di dunia akan dapat kita wujudkan segera," tutupnya.
Adapun calon anggota Direksi dimaksud adalah sebagai berikut:
1. Jeffrey Hendrik - Direktur Utama
2. Saidu Solihin - Direktur Penilaian Perusahaan
3. Irvan Susandy - Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa
4. Yulianto Aji Sadono - Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan
5. Abdul Munim - Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko
6. Iding Pardi - Direktur Pengembangan
7. Umi Kulsum - Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum.
source on Google [Gambas:Video CNBC]