MARKET DATA

Rapat 4 Jam Lebih, Rosan Beberkan Pesan Prabowo Ke Bos-Bos Himbara

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
18 June 2026 21:33
CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan keterangan kepada media di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: CEO Danantara, Rosan Roeslani saat menyampaikan keterangan kepada media di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani membeberkan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran direksi dan komisaris bank Himbara di Istana Negara, Kamis (18/6/2026). Ada beberapa hal yang dibahas, mulai dari ekonomi secara keseluruhan hingga kinerja dari perbankan plat merah.

Dari rapat yang berlangsung dari 15.00 WIB - 19.22 WIB itu, Presiden Prabowo berpesan agar perbankan plat merah tidak hanya untuk mengejar dari sisi laba, tapi juga wajib dirasakan kehadirannya di masyarakat. Dalam bentuk pemberian fasilitas mulai dari UMKM, komersial, hingga korporasi.

"Oleh sebab itu tadi arahan dari bapak presiden kepada seluruh perbankan dan juga dewan komisaris dan pimpinan, bahwa Indonesia ini secara keseluruhan itu sangat optimis dan sangat baik ke depan," kata Rosan, usai rapat di Istana, Kamis malam (18/6/2026).

Rosan juga bercerita dalam rapat presiden sempat bertanya terhadap nilai valuasi dari perbankan plat merah.

"Ditanya satu per satu, contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun, ini berdasarkan market kapitulasi ya di bursa. BRI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar ya hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN," katanya.

"Kalau dijumlahkan nilainya itu kurang lebih itu Rp1.100 triliun, yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan yang di Indonesia," tambahnya.

Dengan nilai valuasi yang tinggi presiden berpesan agar perbankan menjalankan bisnis atas kehati-hatian. Namun tetap memberikan dampak kepada masyarakat, melalui memberikan fasilitas pinjaman yang mudah bagi UMKM. Sebabnya UMKM lebih sulit mendapatkan kredit rendah dibanding korporasi.

Selain itu menurutnya, Presiden berharap perbankan pemerintah ini juga ikut mensukseskan program pemerintah, namun tetap menjalankan asas kehati-hatian.

"Himbara harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama," katanya.

Rosan juga mengatakan bahwa bahwa dari sisi ekonomi juga dipaparkan terkait kondisi yang semakin membaik. Utamanya, terkait dengan adanya kesepakatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemerintah Iran, harga minyak yang turun hingga di bawah US$80 per barel. Hal ini diharapkan memberikan sentimen positif terhadap perekonomian.

Dari pantauan CNBC Indonesia, rapat itu dihadiri jajaran petinggi bank hingga komisaris bank Himbara, antara lain Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Hery Gunandri, Direktur Utama PT BNI (Persero) Tbk Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon L.P, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan, dan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo.

Selain itu, hadir pula Komisaris BNI Febrio Nathan Kacaribu, Komisaris Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dan Yuliot Tanjung, hingga Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar, Komisaris BTN Fahri Hamzah.

Tak Ada Arahan Kepada Himbara Untuk Tanah Bunga Kredit

Dalam kesempatan itu, Rosan mengatakan bahwa tidak ada arahan dari Presiden bagi perbankan Himbara untuk menahan suku bunga kredit. Meskipun Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 5,75% pada hari ini, Kamis (18/6/2026).

"Tidak ada tidak ada (arahan)," kata Rosan

CIO BIP Danantara Pandu Sjahrir juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan hal senada.

"Nggak ada (arahan), itu tadi arahan filosofis aja pembicaraan tentang Indonesia arah kita kemana, saya rasa positif paparannya," tutur Pandu.

"Ya tentunya harapannya kan ke depan kredit tetap jalan," kata Airlangga.

(wia) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BI Rate Naik, Bos Danantara Minta Bank Himbara Makin Efisien


Most Popular
Features