Cerita Purbaya: Menkeu China Sempat Dengar Info Salah Tentang APBN RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sempat mendapatkan pertanyaan dari Menteri Keuangan China Lan Fo'an soal realita kondisi fiskal RI.
Kata dia, dalam pertemuan yang digelar pada Rabu (18/6/2026) di Beijing, pertanyaan ini mencuat karena Kementerian Keuangan China sempat mendengar informasi yang salah tentang kondisi fiskal di Indonesia.
"Dari Kementerian Keuangan China, tadinya mereka juga khawatir atau mendengar informasi yang salah tentang kondisi fiskal Indonesia," kata Purbaya dalam tayangan video, dikutip Kamis (18/6/2026).
Atas dasar pertanyaan itu, Purbaya langsung menjelaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia sangat baik. Ia menekankan, pemerintah Indonesia berhasil mengendalikan defisit di bawah batas aman UU Keuangan Negara sebesar 3% dari PDB.
Sebagai informasi defisit APBN Indonesia berdasarkan data terakhir per Mei 2026 adalah sebesar 0,70% dari produk domestik bruto (PDB) alias senilai Rp 180,4 triliun.
"Saya jelaskan tadi bahwa kondisi fiskal Indonesia amat baik, defisit terkendali, pertumbuhan juga bagus, income dari pajak juga meningkat, sehingga mereka yakin bahwa memang kondisi ekonomi di Indonesia memang baik," paparnya.
"Jadi kita diskusi cukup dalam sehingga kita bisa meyakinkan Kementerian Keuangan China bahwa memang keadaannya seperti itu," tegas Purbaya.
Selain soal stabilitas fiskal, Purbaya mengatakan, menteri keuangan China turut memastikan cara pandang Indonesia dalam menyelesaikan masalah global.
"Penyamaan pandangan kita Indonesia dengan China terhadap cara kita menangani masalah-masalah internasional. Kita cenderung memilih multilateralism dan kita akan mendukung approach multilateralism di berbagai kancah dunia. Jadi Indonesia dan China akan bekerja sama dalam hal itu," ungkap Purbaya.
(arj/arj) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]