MARKET DATA

Dolar Sudah di Level Rp17.700-an, Bos BI Pede Rupiah Terus Menguat

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
18 June 2026 14:19
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia-Nilai tukar rupiah akhirnya kembali dalam tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari terakhir.

"Nilai tukar rupiah menguat didukung respon stabilisasi BI," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026).

Perry menyampaikan, pada 17 Juni 2026 kurs tercatat 17.730/1US$ atau menguat 0,76% dibandingkan akhir Mei 2026.

Sebelumnya pelemahan rupiah dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan besarnya kebutuhan valuta asing korporasi. Kurs sempat menyentuh level Rp18.200/US$.

Maka dari itu sederet kebijakan ditempuh untuk stabilitas. Antara lain menaikkan suku bunga acuan, mendorong kenaikan imbal hasil SRBI dan intervensi di berbagai pasar.

"Ke depan BI meyakini rupiah stabil dan menguat didukung prospek dan imbal hasil menarik," pungkasnya.

(mij/mij) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos BI: 2027 Rupiah Akan Menguat ke Rp16.800-17.500/US$


Most Popular
Features