MARKET DATA

Dony Oskaria Kumpulkan Dirut dan Komut Bank BUMN, Ini yang Dibahas

mkh,  CNBC Indonesia
15 June 2026 17:32
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar rapat bersama Komisaris Utama dan Direktur Utama Himbara, Senin (15/6/2026). (Tangkapan Layar Instagram)
Foto: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar rapat bersama Komisaris Utama dan Direktur Utama Himbara, Senin (15/6/2026). (Tangkapan Layar Instagram)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria, menggelar rapat bersama komisaris utama dan direktur utama bank pelat merah, Senin (15/6/2026).

Rapat ini bertujuan meninjau kinerja bank-bank milik pemerintah. "Kinerja bank Himbara yang positif jadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan, termasuk industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, UMKM, serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional," mengutip Instagram bumn_id, Senin (15/6/2026).

Adapun BP BUMN bersama Danantara dan jajaran Himbara terus memastikan perbankan BUMN menjadi motor penggerak pembangunan yang sehat, profesional, dan mampu mendukung agenda pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan pertumbuhan kredit per April 2026 ditopang oleh kinerja bank pelat merah. Pertumbuhan penyaluran dana bank BUMNjauh di atas rata-rata industri.

Kredit bank BUMN naik 14,35% secara tahunan, sedangkan industri 9,98% yoy. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyalurkan kredit senilai Rp1.562 triliun pada kuartal I-2026.

Segmen UMKM menjadi tulang punggung bisnis, dengan total penyaluran mencapai Rp1.211 triliun, menegaskan fokus BRI dalam mendukung sektor riil dan ekonomi kerakyatan.

Kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat pertumbuhan kredit 17,4% yoy menjadi Rp1.530 triliun dan kredit PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tumbuh 20,1% yoy menjadi Rp919,3 triliun.

Bank pelat merah yang fokus pada kredit perumahan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) juga melaporkan pertumbuhan dua digit atau 10,3% yoy, menjadi Rp 400,63 triliun. Lalu PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) tumbuh 14,39% yoy menjadi Rp 328,54 triliun.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Dasco Ungkap Kondisi Bank BUMN Saat Ini: Perkembangannya Sangat Bagus


Most Popular
Features