MARKET DATA

Deretan Saham Ini Ramai Dilepas Asing Kala IHSG Hijau Pekan Lalu

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
15 June 2026 08:30
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada penutupan perdagangan minggu lalu, Jumat (12/6/2026). Sejumlah saham pun diketahui dijual asing.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG melesat 2,07% ke level 6.007,62 pada akhir perdagangan sesi kedua Jumat (12/6/2026).

Sebanyak 615 saham naik, 108 saham melemah dan 93 saham stagnan. Frekuensi transaksi terjadi sebanyak 2,40 juta kali, dengan volume perdagangan mencapai 37,47 miliar lembar, senilai Rp 21,68 triliun.

Sepanjang perdagangan minggu lalu, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp5,98 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp101 miliar di Net Foreign Buy (NFB) di pasar negosiasi dan tunai dan Rp6,08 triliun Net Foreign Sell (NFS) di pasar reguler.

Di tengah transaksi tersebut, terdapat beberapa saham yang paling banyak dilepas asing. Berikut saham-saham yang masuk 10 besar net foreign sell (NFS):

1. Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp1,7 triliun
2. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp1,7 triliun
3. Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp1,4 triliun
4. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp570,9 miliar
5. Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp434,7 miliar
6. Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp386,2 miliar
7. Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp342,7 miliar
8. Astra International Tbk (ASII): Rp315,1 miliar
9. Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp296,4 miliar
10. Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp261,8 miliar.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Duh! Baru Sesi 1 Asing Sudah Net Sell Rp 2 Triliun


Most Popular
Features