MARKET DATA

IHSG Tembus Ke Level 6.400, Purbaya: Waktunya Serok Bawah

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
18 May 2026 12:57
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terhadap kondisi pasar modal di Indonesia terkini. Dia tidak khawatir terhadap koreksi yang terjadi hari ini. Bahkan msnurutnya kondisi saat ini merupakan waktunya investor untuk membeli saham di pasar modal Indonesia.

IHSG memulai perdagangan hari ini turun 94,34 poin atau 1,40% ke posisi 6.447,97. Namun dua menit setelah pasar dibuka IHSG ambruk makin dalam hingga 2,59% dan semakin parah 60 menit setelahnya dengan IHSG Anjlok 4,3% ke level 6.428.

Purbaya melihat agar pelemahan IHSG hari ini tak perlu dikhawatirkan karena ekonomi Indonesia masih tumbuh kencang. Bahkan jauh dari resesi seperti yang ditakutkan kembali seperti tahun 1997-1998, meskipun nilai mata uang rupiah bahkan sempat menembus level Rp17.660/US$ seperti dilansir dari Refinitiv.

"Ini banyak sentimen, kalau rupiah melemah seolah-olah kita akan bergerak seperti 97 - 98 lagi. Beda 97 - 98 itu kebijakannya salah dan instability sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi. 97 pertengahan itu kita sudah resesi. Kita kan sekarang belum resesi ekonomi masih tumbuh kencang jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semua," kata Purbaya.

"Jadi teman-teman gak usah khawatir investor pasar saham kalau saya bilang ga usah takut serok bawah (beli saham di harga bawah) sekarang," tambahnya.

Purbaya juga memberikan pandangan teknikal pergerakan saham akan kembali rebound dalam kurun waktu satu - dua hari ke depan.

"Saya lihat teknikalnya sehari - dua hari juga sudah kembali," katanya.

Lebih lanjut, menurutnya dari Kemenkeu juga sudah melakukan upaya stabilisasi rupiah. Dengan cara mengaktifkan Bond Stabilitation Fund (BSF). Ini merupakan instrumen yang dikeluarkan untuk menyerap obligasi pemerintah yang dilepas investor, supaya tidak menimbulkan kepanikan di pasar obligasi.

"Nanti kita juga akan masuk ke bond market mulai hari ini. Udah masuk tapi hanya sedikit mulai hari ini kita akan masuk lebih signifikan lagi sehingga pasar obligasi terkendali. Sehingga asing yang pegang obligasi engga keluar karena takut misalnya ada capital loss karena harga obligasi turun. Itu akan bisa membantu pergerakan rupiah sedikit," kata Purbaya.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pede IHSG Tetap To The Moon, Purbaya Sarankan Serok Saham Ini!


Most Popular
Features