MARKET DATA

MSCI Coret 18 Saham dari Indeks, Ini Daftarnya

mkh,  CNBC Indonesia
13 May 2026 06:07
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil review indeks global periode Mei 2026. Hasilnya, Indonesia terkena pukulan cukup besar setelah enam saham domestik dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham baru yang masuk.

Berdasarkan dokumen resmi MSCI Global Standard Indexes May 2026 Review, ada enam saham dari Indonesia yang dihapus dan tidak ada tambahan saham yang masuk ke indeks standar global MSCI.

Enam saham Indonesia yang didepak dari MSCI Global Standard Index adalah:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Di sisi lain, pada MSCI Global Small Cap Indexes, ada satu saham Indonesia yang masuk yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Sementara itu, terdapat 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks small cap MSCI.

Adapun saham yang keluar dari MSCI Global Small Cap Index meliputi:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
  3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
  4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
  5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
  6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
  8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
  9. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)
  10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
  11. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
  12. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
  13. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

Seluruh perubahan tersebut akan efektif berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok pada perdagangan kemarin, Selasa (12/5/2026), meski sempat bertenaga pada awal pembukaan pasar, yang mana IHSG sempat melaju dengan kuat dan bahkan sempat naik 1%. Akan tetapi pada akhir perdagangan sesi pertama, IHSG berbalik arah dan ambruk ke level 6.807,13 atau turun 1,43%.

Sebanyak 456 saham melemah, 192 menguat dan 166 lainnya stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 7,50 triliun yang melibatkan 18,90 miliar saham dalam 1,49 juta kali transaksi.

Secara sektoral, sektor teknologi menjadi penekan terbesar dengan koreksi mencapai 5,07%, disusul utilitas -2,59% serta kesehatan melemah -2,09%.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Saham BREN & DSSA Jadi Beban, IHSG Turun 0,24% ke 7.541


Most Popular
Features