Video

Video: Bisnis Alat Berat Terancam Turun 20% di 2026, Ini Penyebabnya!

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
08 May 2026 16:48

Jakarta, CNBC Indonesia- 2026 disebut Ketua II Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI), Davin Christian sebagai tahun yang cukup berat bagi bisnis alat berat Tanah Air. Dimana geopolitik global yang terguncang perang hingga pemangkasan pemangkasan produksi batu bara dan nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 menjadi guncangan bagi industri dan pasar alat berat bisa turun hingga 15-20%.

Saat ini industri alat berat masih mengandalkan utamanya sektor tambang, kemudian disusul oleh konstruksi dan perkebunan & pertanian. Oleh karena itu saat RKAB Minerba dipangkas maka ekspansi bisnis alat berat akan ikut menurun. Kondisi ini sudah tercermin pada awal tahun 2026 telah terjadi penurunan permintaan alat berat 5-10%.

Lalu seperti apa tantangan bisnis alat berat 2026? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Marketing Director PT Equipindo Perkasa dan Ketua II Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia (PAABI), Davin Christian dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum'at, 08/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...