MARKET DATA
CNBC Insight

Cinta Kandas karena Miskin, Pria Ini Jadi Bajak Laut Berharta Rp 2 T

MFakhriansyah,  CNBC Indonesia
07 May 2026 08:15
Ilustrasi bajak laut. (Dok. Pixabay)
Foto: Ilustrasi bajak laut. (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Siapa sangka kisah asmara dapat membuat seseorang menjadi kaya raya. Seorang pria bernama Samuel Bellamy berupaya membalas dendam kepada Maria Hallet karena cintanya tak terbalas. Upayanya untuk meminang Hallet ditolak mentah-mentah karena masalah ekonomi.

Kisah cinta terhalang status sosial yang berbeda jauh antara keduanya. Keluarga Hallet yang merupakan tuan tanah menolak pria kelahiran 23 Februari 1689 karena Bellamy dinilai miskin. Dia hanya seorang pelaut miskin dan status di kapalnya hanya seorang pegawai rendahan yang jauh dari kaya raya.

Penolakan itu membuatnya ingin membalas dendam. Ini terungkap dari paparan Colin Woodard dalam The Republic of Pirates: Being the True and Surprising Story of the Caribbean Pirates and the Man Who Brought Them Down (2007).

Caranya dengan melakukan pencarian harta karun di seluruh lautan di dunia. Pemburuan pertama kalinya dilakukan di Semenanjung Florida pada 1716.

Saat itu, dia mendengar sebuah kapal Spanyol tenggelam. Kapal itu mengangkut harta, yakni puluhan kilogram emas dan perak.

Untuk mendapatkan harta karun itu, dia mengajak pengrajin emas bernama Palgraves Williams. Keduanya berlayar dari Massachusetts.

Sayangnya dia hanya mendapatkan beberapa keping emas dan perak. Peti-peti harta karun juga tak kunjung ditemukan.

Dari sanalah akhirnya dia berubah menjadi bajak laut. Profesinya ini juga membuatnya membangun tim beranggotakan orang-orang terampil.

Setelah semua persiapan beres, kehidupan Bellamy berubah. Dia dan timnya mencari mangsa kapal untuk dirampok.

Kapal perampok Bellamy berlayar di Teluk Honduras, yang merupakan jalur perdagangan global. Meski banyak kapal kecil yang akhirnya jadi korban, namun kapal Bellamy juga pernah dirampok pihak lain.

Titik balik Bellamy adalah saat melakukan perampokan terbesar pada kapal Inggris, Whyndah tahun 1717. Saat itu kapal berisi budak asal Afrika dan ribuan kilogram harta karun dari emas, berlian hingga perak.

Perampokan itu berhasil, kapal Whyndah juga berhasil dirampas dan mengibarkan bendera penanda. Kejadian ini perlahan membuat pelaut miskin menjadi kaya dan Bellamy dikenal sebagai penguasa lautan dan ditakuti.

Bahkan Forbes (2008) menobatkan Bellamy sebagai perompak terkaya sepanjang emas. Kabarnya dia memiliki kekayaan US$120 juta atau Rp 2 triliun dengan asumsi kurs Rp 17.310.

Mati Muda

Impiannya untuk menjadi kaya raya akhirnya terwujud. Dia juga ingin kembali menemui dan menikahi wanita pujaannya Maria Hallet.

Sayang hal itu tak pernah terwujud. Karena kapal yang membawanya pulang ke Massachusetts pada 26 April 1717 diterjang badai ganas.

Kapal itu tenggelam dan Bellamy tewas pada usia 28 tahun. Di kapal tersebut terdapat 140 awak dan peti-peti harta karun.

Sementara itu, Maria Hallet menunggu kabar kepulangan Bellamy. Berbagai sumber mengatakan dia akhirnya memilih menikah dengan pria lain yang telah melamarnya terlebih dahulu.

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.
(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Guru SD Kaget Ketemu Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah


Most Popular
Features