MARKET DATA

Asing Masih Net Sell, tapi Diam-Diam Koleksi Saham Ini Jelang MSCI

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
07 May 2026 07:50
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing mulai terlihat selektif menjelang pengumuman hasil evaluasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 12 Mei 2026 mendatang.

Meski secara keseluruhan masih mencatatkan net foreign sell Rp 482,1 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Rabu (6/5/2026), sejumlah saham justru ramai diborong asing.

Saham berbasis komoditas hingga blue chip seperti PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), hingga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masuk daftar saham dengan net foreign buy terbesar. 

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Timah (Persero) Tbk (TINS) - Rp 87,2 miliar
  2. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp 71,7 miliar
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp 53,8 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 38,2 miliar
  5. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp 35,8 miliar
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) - Rp 31,1 miliar
  7. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) - Rp 30,2 miliar
  8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp 29,9 miliar
  9. PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) - Rp 29,3 miliar
  10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Rp 27,4 miliar

Adapun pada perdagangan kemarin IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau seiring penguatan sejumlah saham komoditas dan telekomunikasi. IHSG bertahan di zona hijau selama tiga hari beruntun. 

Sentimen pasar juga masih ditopang optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik kuartal I-2026, walaupun investor asing masih cenderung berhati-hati di tengah tekanan rupiah.

IHSG ditutup menguat 0,50% atau naik 35,36 poin ke level 7.092,47 pada akhir perdagangan. Sebanyak 341 saham menguat, 196 saham stagnan dan hanya 290 saham yang melemah.

Mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor teknologi dan barang baku. Sementara itu hanya sektor energi, konsumer primer dan keuangan yang melemah 

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Menguat, Asing Ketahuan Borong 10 Saham Ini


Most Popular
Features