MARKET DATA

BI Rate Ditahan 4,75% Dalam 7 Bulan Beruntun, Ini Alasannya!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
22 April 2026 14:47
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Maret 2025. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Maret 2025. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada April 2026.

Dengan keputusan rapat dewan gubernur (RDG) ini, maka BI Rate telah ditahan bank sentral selama tujuh bulan beruntun, sejak November 2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, keputusan ini merupakan bagian dari upaya bank sentral untuk menjaga stabilitas kurs rupiah.

"Untuk memperkuat stabilitas rupiah akibat perang di Timur Tengah," ucap Perry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur secara daring, Rabu (22/4/2026).

Perry pun menekankan, BI akan terus konsisten saat ini dalam upaya mempertahankan stabilitas kurs serta menjaga pergerakan inflasi di kisaran target tahun ini 2,5% plus minus 1%.

"BI siap menempuh kebijakan lebih lanjut untuk mempertahankan rupiah dan jaga inflasi dalam sasaran 2,5% plus minus 1%," tegasnya.

(arj/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ternyata! Ini Alasan Bank Indonesia Tahan BI Rate 4,75% di Akhir Tahun


Most Popular
Features