Investor Legendaris Dunia Mark Mobius Meninggal Dunia
Jakarta, CNBC Indonesia - Mark Mobius, yang secara luas diakui sebagai pelopor dalam investasi pasar negara berkembang, meninggal dunia pada hari Rabu di usia 89 tahun. Berita duka itu disampaikan melalui pernyataan di halaman LinkedIn-nya.
Mobius dikenal sebagai "Indiana Jones dari pasar negara berkembang" karena kesediaannya untuk membuka yurisdiksi baru, yang terkadang berbahaya. Ia menikmati tantangan tersebut.
Mengutip Reuters, Mobius dalam "Passport to Profits" salah satu dari banyak bukunya, menulis volatilitas bukanlah musuh yang harus ditakuti tetapi pertanda bahwa peluang sudah dekat. Unggahan LinkedIn tersebut tidak menyebutkan penyebab kematian Mobius.
Setelah berinvestasi di pasar negara berkembang selama beberapa dekade, Mobius masih mempromosikan peluang baru hingga Januari lalu. Mengenai Venezuela, ia menulis, "dengan keluarnya (Presiden Nicolas) Maduro, kita mungkin akan melihat tatanan politik dan ekonomi baru dan negara tersebut dapat kembali membuka diri kepada investor."
Keyakinannya membentuk generasi manajer investasi dan membantu menarik miliaran dolar ke pasar yang dulunya dianggap sebagai pasar pinggiran.
Buku-bukunya yang sebagian berupa catatan perjalanan dan sebagian lagi tutorial, menawarkan pandangan yang sangat manusiawi tentang keuangan global. Dalam "The Little Book of Emerging Markets" tahun 2012, ia menulis bahwa di balik setiap neraca dan ticker saham terdapat komunitas yang berjuang untuk tumbuh.
"Jika Anda ingin memahami suatu pasar, mulailah dengan orang-orangnya," tulis Mobius, dikutip dari Reuters, Kamis (16/4/2026).
Kalimat tersebut merangkum keyakinannya bahwa pengamatan langsung di lapangan lebih penting daripada teori abstrak. Ia mengingat bahwa selama kunjungan pabrik di Brasil, pertemuan dengan pejabat privatisasi di Polandia, dan percakapan dengan pemilik toko di Filipina, peluang-peluang terungkap kepadanya.
Sebagai ketua eksekutif Templeton Emerging Markets Group, tempat ia bekerja selama lebih dari 30 tahun, Mobius melakukan perjalanan tanpa henti. Ia sering mengunjungi puluhan negara dalam satu tahun untuk mencari bisnis yang undervalued dan ekonomi yang kurang diapresiasi. Ia mengklaim telah mengunjungi setidaknya 112 negara.
Mobius pada dasarnya telah menjadi wajah publik investasi pasar negara berkembang tepat ketika kelas aset tersebut mulai terbentuk. Sikapnya yang tenang dan pengetahuannya yang ensiklopedis meyakinkan investor Barat yang merasa tidak nyaman dengan risiko politik, volatilitas mata uang, dan tata kelola yang tidak transparan.
Lahir dari orang tua Puerto Rico dan Jerman di Hempstead, New York, Joseph Bernhard Mark Mobius menerima gelar Ph.D di bidang ekonomi dari MIT pada tahun 1964 dengan tesis tentang satelit komunikasi.
Ia pertama kali bersekolah di jurusan seni rupa, dan dalam hidupnya bekerja di sebuah agensi bakat, sebagai guru, dan sebagai pemasar produk Snoopy di Asia. Ia juga seorang konsultan politik.
Dalam sebuah pernyataan perusahaan, mitra Mobius di Mobius Investments, John Ninia dan Eric Nguyen akan mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan.
(ayh/ayh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]