SpaceX Incar Dana IPO Jumbo, Valuasi Tembus Rp 29.750 Triliun.
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan teknologi milik ELon Musk, SpaceX berencana untuk mengajukan prospektus penawaran umum perdana (IPO) kepada regulator akhir pekan ini atau pekan depan.
Mengutip laporan The Information pada hari Selasa, penawaran umum perdana (IPO) SpaceX berpotensi mengumpulkan lebih dari US$ 75 miliar atau setara Rp 1.275 triliun. IPO yang ramai dinantikan para investor ini dapat memberikan valuasi perusahaan lebih dari US$ 1,75 triliun (Rp 29.750 triliun), menandai salah satu debut pasar terbesar dalam sejarah, dengan kemungkinan pencatatan di Nasdaq.
Valuasi jumbo tersebut didorong oleh peluncuran bisnis SpaceX yang dominan (Falcon 9), perluasan jaringan internet satelit Starlink, dan pengembangan roket Starship.
Para penasihat yang terlibat dalam persiapan memperkirakan porsi investor ritel mungkin melebihi 20% penerbitan saham baru, tetapi angka tersebut masih belum difinalisasi, menurut laporan tersebut.
SPaceXÂ diketahui memiliki sekitar 9.000 satelit untuk layanan internet Starlink yang menyediakan koneksi berkecepatan tinggi bagi pelanggan residensial serta klien bisnis seperti maskapai penerbangan. SpaceX juga tengah membangun bisnis penyediaan koneksi satelit langsung ke ponsel konsumen.
Perusahaan belum lama ini sepakat mengakuisisi blok spektrum milik operator satelit EchoStar untuk mendukung ambisi tersebut. SpaceX menggelontorkan lebih dari US$20 miliar dalam bentuk kas, saham, dan komitmen utang untuk membeli spektrum itu.
SpaceX juga terus berinvestasi dalam Starship, roket besar yang dikembangkan untuk berbagai misi termasuk pendaratan astronot NASA di Bulan. Situs teknologi The Information sebelumnya melaporkan diskusi SpaceX dengan investor terkait potensi waktu pelaksanaan IPO.
(fsd/fsd) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]