Video: BSI Yakin Tumbuh Tinggi di 2026, Bisnis Haji-Emas Jadi Andalan
Jakarta, CNBC Indonesia-Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Anggoro Eko Cahyo optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis perbankan termasuk perbankan syariah menghadapi tantangan 2026.
Keyakinan ini ditopang strategi terhadap pengelolaan Cost of Fund (biaya dana) dan biaya kredit sehingga BSI di 2025 mampu menjaga pertumbuhan kredit hingga double digit dengan pembiayaan naik 14%, aset tumbuh 16% dan DPK tumbuh 20%.
Anggoro juga menyebutkan ruang pertumbuhan perbankan syariah masih sangat menjanjikan namun perlu dibarengi dengan strategi pegembangan produk dan segmen yang sesuai dengan kebutuhan nasabah syariah yakni produk haji dan produk emas serta payroll.
Di 2026, BSI mampu memulai bisnis dengan baik ditopang kinerja 2025 yang positif dengan profitabilitas yang baik dan biaya dana dan penyaluran pembiayaan yang terjaga. Sehingga BSI percaya diri bisa mencapai pertumbuhan tetap double digit di 2026 ditopang fundamental ekonomi RI yang masih baik.
Seperti apa strategi dan target bisnis BSI 2026? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Anggoro Eko Cahyo dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum'at, 06/02/2026)