MARKET DATA

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

CNBC Indonesia
04 February 2026 08:47
Mega Capital Sekuritas
Mega Capital Sekuritas
PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
BBNI rilis kinerja 2025: laba bersih turun 7% jadi Rp20 triliun, kredit tumbuh 15,9%. IHSG menguat dipimpin DCII dan ASII.
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (3/2) di zona hijau dengan penguatan 2,52% ke level 8.122,60. 

Kenaikan indeks ditopang saham-saham berkapitalisasi besar, di antaranya DCII yang melesat 11,80%, ASII menguat 8,37%, serta TPIA naik 10,59% dan menjadi penggerak utama pasar. Di sisi lain, tekanan terlihat pada FILM yang terkoreksi 14,81%, MORA turun 14,86%, dan TLKM melemah 1,43%. 

Investor asing masih mencatatkan arus keluar bersih sebesar Rp760,05 miliar di pasar reguler dan Rp834,07 miliar di seluruh pasar. 

Secara sektoral, seluruh 11 sektor berakhir menguat, dengan sektor industri dasar mencatatkan kenaikan paling tinggi sebesar 6,52%.

Di sisi kebijakan pasar modal, otoritas berencana menyesuaikan target jumlah perusahaan yang melantai di bursa seiring pemberlakuan ketentuan peningkatan porsi kepemilikan saham publik minimum menjadi 15%. 

Aturan tersebut langsung diterapkan bagi perusahaan yang akan melantai mulai tahun ini, sementara emiten yang telah tercatat diberikan masa penyesuaian. Sebelumnya, bursa menargetkan 50 pencatatan saham baru pada 2026, termasuk enam emiten berskala besar. Sepanjang 2025, tercatat 26 perusahaan melakukan pencatatan saham dengan total dana terhimpun mencapai US$1,10 miliar, lebih tinggi dibandingkan 2024 yang sebesar US$900 juta, meski jumlah emitennya menurun dari 41 perusahaan.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melaporkan laba bersih kuartal IV-2025 sebesar Rp4,90 triliun, turun 6% secara tahunan dan 2% dibandingkan kuartal sebelumnya. 

Secara kumulatif, laba bersih sepanjang 2025 tercatat Rp20 triliun, turun 7% secara tahunan dan setara dengan sekitar 98% dari estimasi konsensus. Penurunan kinerja laba tahunan terutama dipengaruhi oleh kenaikan biaya pencadangan. 

Dari sisi intermediasi, pertumbuhan kredit 2025 mencapai 15,90% secara tahunan, melampaui sasaran manajemen di kisaran 8–10%, termasuk penyaluran pembiayaan Rp47 triliun kepada Agrinas untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Margin bunga bersih (NIM) 2025 berada di level 3,80%, dibandingkan 4,24% pada 2024. 

Untuk 2026, manajemen menargetkan pertumbuhan kredit 8–10% dengan NIM di rentang 3,50–3,80% serta rasio biaya kredit di kisaran 1,00–1,20%.

Rekomendasi Saham Hari Ini

BUMI

Buy 250-260 | TP 272-282 | SL 240

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]



IMPC

Buy 2150-2180 | TP 2250-2320 | SL 2030

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]



MBMA

Buy 635-645 | TP 670-685 | SL 600

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]



ARCI

Buy 1685-1700 | TP 1760-1830 | SL 1600

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]



ENRG

Buy 1145-1165 | TP 1200-1260 | SL 1090

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]



Disclaimer: egala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)
Next Article IHSG Rebound, Simak 5 Saham yang Berpotensi Cuan Hari Ini

Most Popular
Features