Manufacture Check

Video: Pajak Mobil RI Lebih Mahal Dari Malaysia,PR RI Majukan Otomotif

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
04 February 2026 16:18

Jakarta, CNBC Indonesia- Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara menyebutkan mobil listrik atau electric vehicle menjadi salah satu segmen otomotif yang mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan di 2025 yakni mencapai 12,8%.

Meski demikian penjualan mobil listrik masih menghadapi tantangan termasuk ketersediaan infrastruktur seperti charging station atau SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang masih berfokus di kota besar seperti Jakarta.

Selain itu persoalan harga jual kembali kendaraan listrik yang cenderung jatuh menjadi pertimbangan masyarakat karena masih difungsikan sebagai aset. Saat ini dibutuhkan 3 pengembangan utama yang dibutuhkan untuk kendaraan EV yakni electric motor, semikonduktor dan teknologi baterai, dimana ketiga komponen ini harus diperkuat agar mampu memperkuat ekosistem EV Indonesia.

Gaikindo berharap dukungan pemerintah terhadap sektor otomotif salah satunya terkait aturan perpajakan kendaraan bermotor RI yang jauh lebih tinggi dibanding negara pesaing seperti Malaysia. Kukuh mencontohkan untuk Mobil Toyota Avanza pajak tahunan di Indonesia mencapai Rp 5 juta sementara di Malaysia hanya Rp 600 ribu dan Rp 150 ribu di Thailand.

Seperti apa tantangan industri otomotif RI? dan apa upaya yang dibutuhkan untuk mendorong kemajuan otomotif RI? Selengkapnya saksikan dialog Bunga Cinka dengan Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara dalam AutoBizz,CNBC Indonesia (Selasa, 03/02/2026)