CLOSE AD
Video

Video: Bursa Saham Ambruk Digebuk MSCI, Bos MI Ungkap Efek-Solusinya

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
30 January 2026 16:10

Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar modal RI tengah menghadapi guncangan usai MSCI (Morgan Stanley Capital International) memutuskan untuk membekukan rebalancing saham Indonesia yang terkait isu transparansi saham dan free float saham Indonesia. Efeknya Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami trading halt hingga dua kali karena terkoreksi lebih dari 8% dalam 2 hari perdagangan.

Volatilitas bursa saham RI yang tinggi ini disebut CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra sudah terjadi sejak awal tahun 2025 meski mampu menguat hingga menyentuh 9.000 di awal tahun 2026 ini. Oleh karena itu isu terkait transparansi data free float menjadi perhatian pelaku pasar.

Guna menjaga dan kembali memperkuat kepercayaan pasar ke bursa saham RI maka otoritas dan regulator bursa harus dapat memenuhi aturan MSCI. dan mengatasi isu. Jika hal ini tidak dipenuhi maka kepercayaan investor utamanya global akan semakin menjauh dari pasar modal RI.

Seperti apa pelaku pasar melihat gejolak bursa saham RI saat ini? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Syarifah Rahma dengan CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum'at, 30/01/2026)