MARKET DATA

Purbaya: Rupiah Melemah Sebelum Thomas Djiwandono Dicalonkan ke BI

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
22 January 2026 12:12
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik, khususnya pelaku pasar keuangan tidak berspekulasi tentang pengajuan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Hal itu, kata Purbaya juga bukan alasan utama dari pelemahan nilai tukar rupiah yang berlangsung selama beberapa waktu terakhir.

"Rupiah melemah sebelum Pak Thomas ditunjuk, jadi itu bukan isu," ungkap Purbaya di Kantor Wilayah Madya Pajak Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026)

"Ada faktor lain," tegas Purbaya. Antara lain kekhawatiran pelaku pasar tentang ketidakpastian global yang semakin tinggi, baik dari sisi geopolitik maupun suku bunga acuan AS.

Purbaya berkomitmen bersama Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjaga stabilitas sistem keuangan. Termasuk nilai tukar rupiah.

"Kita percaya Bank Sentral punya strategi yang tepat. Fundamental ekonomi kita terus diperbaiki dan akan semakin membaik. Jadi enggak usah khawatir," ujarnya.

(mij/mij)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 4 Poin Penting Dibahas Purbaya & Bos BI Saat Santap Bebek Goreng


Most Popular
Features