MARKET DATA

Tiba-Tiba Muncul Transaksi Jumbo di Emiten Bank Milik Salim

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
20 January 2026 12:25
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Terjadi transaksi jumbo saham PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) di pasar negosiasi pada perdagangan sesi 1, Selasa (20/1/2026). Melansir data Indo Premier, nilai transaksi sebesar Rp733,7 miliar, dengan jumlah saham yang ditransaksikan sebesar 159,50 juta saham.

Harga rata-rata beli di level Rp 4.600, atau lebih rendah dari harga pasar. Tercatat, saham BINA terakhir ditutup di harga Rp4.700 pada perdagangan Senin (19/1/2026). Pada perdagangan sesi I hari ini, saham bank milik Grup Salim itu sempat naik 0,43% ke harga 4.720, sebelum turun 0,21% ke 4.690 pada pukul 11.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan belum ada informasi mengenai pihak yang melakukan transaksi. Tujuan dari transaksi ini juga belum diketahui. 

Adapun sepanjang tahun ini, BINA sudah bergerak naik 4,45%.

Saat ini, Anthoni Salim masih tercatat sebagai pengendali emiten yang masuk dalam kelompok bank modal inti (KBMI) 1. Dia mengendalikan BINA melalui PT Indolife Pensiontama yang menggenggam 22,83% saham. Grup Salim resmi menjadi pengendali Bank Ina Perdana pada 18 Maret 2020.

Selain Indolife, Salim juga menguasai Bank Ina melalui PT Gaya Hidup Masa Kini yang mengempit 11,84% saham BINA dan PT Samudra Biru 18,16%.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ada Transaksi Jumbo di Saham AMMN, di Atas Harga Pasar


Most Popular
Features