MARKET DATA

Bursa Efek Indonesia Mau Ganti Direksi, Ini Pesan OJK

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
09 January 2026 13:45
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Krabon Otoritas Jasa Keuanga, Inarno Djajadi.saat konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK hasil RDKB April 2025. (YouTube/Otoritas Jasa Keuangan)
Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Krabon Otoritas Jasa Keuanga, Inarno Djajadi.saat konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK hasil RDKB April 2025. (YouTube/Otoritas Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda pergantian jajaran manajemen. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan sejumlah pesan kepada pimpinan terpilih yang akan menjabat.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan pergantian manajemen dapat menjadi momentum dalam memperkuat kualitas dan daya saing industri pasar modal Indonesia.

"Tahun ini akan ada proses pencalonan pemilihan direksi BEI, OJK melihat ini momentum penting dalam perkuat kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia. Harapan kami proses tersebut bisa berjalan baik sesuia prosedur dan ketentuan berlaku dan akuntabel," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (9/1/2026).

Inarno menjabarkan ke depan terdapat beberapa agenda strategis yang harus ditingkatkan. Pertama agenda penguatan integritas dan perlindungan investor melalui pengawasan perdagangan yang efektif untuk menjaga pasar yang adil dan transparan.

Selanjutnya, OJK akan mendorong pendalaman pasar melalui pengembangan baik dari sisi penawaran dan permintaan melalui pengembangan produk lighthouse IPO, likuditas freefloat, dan peningkatan investor khususnya domestik dan global.

Kemudian, memperkuat ketahanan IT dan keamanan siber mengingat digitalisasi transaksi perdagangan. "Jadi ketahanan infrastruktur IT dan siber menjadi hal yang sangat penting," imbuhnya.

Inarno menambahkan OJK akan terus berkolaborasi dengan BEI untuk wujudkan pasar modal RI yang berintegritas dan tangguh.

(rob/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Otw 8.000, Bos OJK Sorot Kinerja Perusahaan Papan Tengah


Most Popular
Features