Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kedua kiri) dan Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo (kiri) saat Grand Launching kartu debit Visa Bank Jakarta di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (5/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
"Salah satu hal yang saya pesankan adalah saya betul-betul berkeinginan Bank jakarta mempersiapkan diri untuk bisa IPO. Karena dengan IPO, saya meyakini dengan diawasi oleh publik, maka Bank Jakarta akan menjadi semakin baik,” ucap Pramono saat menghadiri peluncuran kartu debit Visa Bank Jakarta. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Ia juga menjelaskan, dengan menjadi perusahaan terbuka, bank tidak lagi mudah dipengaruhi oleh pejabat atau pihak tertentu. Setelah IPO, saham perusahaan dapat dibeli oleh masyarakat dan investor, serta diawasi secara lebih ketat. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sebagai bank yang sepenuhnya dimiliki Pemprov DKI Jakarta, Pramono berharap Bank Jakarta bisa dikelola secara profesional, memudahkan warga, dan memberi manfaat besar bagi masyarakat. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
“Sebagai Gubernur Jakarta, saya menaruh harapan untuk ini dikelola secara profesional, memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi siapa pun yang memanfaatkan Bank Jakarta,” ucap Pramono. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kartu debit Visa Bank Jakarta merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan transformasi perseroan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Dengan kartu ini, Bank Jakarta resmi terhubung ke jaringan pembayaran global. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Selain itu, kartu debit ini juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM. Dengan akses pembayaran lintas negara yang aman, UMKM Jakarta dapat menjangkau pembeli internasional dan naik kelas dari pasar lokal ke global. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)