Sri Mulyani Ungkap Suramnya Penerimaan Pajak 2020

Market - Lidya Julita Sembiring & Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
07 April 2020 18:37
Dengan pertumbuhan ekonomi yang turun, penerimaan negara juga akan mengalami kontraksi bahkan hingga 10%
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan mewabahnya Covid-19 di seluruh dunia telah menekan perekonomian termasuk di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia bahkan diprediksi hanya akan mencapai 2,3% sepanjang tahun ini.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang turun, penerimaan negara juga akan mengalami kontraksi bahkan hingga 10%. Pemerintah menetapkan penerimaan negara menjadi sebesar Rp 1.760,9 triliun atau hanya 78,9% dari target sebelumnya sebesar Rp 2.233,1 triliun di APBN 2020.

"Untuk Indonesia karena 2020 terjadi perubahan sangat besar. APBN 2020 akan hadapi tekanan baik dari sisi penerimaan negara, yaitu pajak, bea dan cukai dan PNBP semua menghadapi tekanan tidak mudah," ujarnya saat media briefing, Selasa (7/4/2020).


Menurutnya, penurunan penerimaan ini terutama dari sektor perpajakan sebagai penopang penerimaan negara yang dominan. Penerimaan pajak yang turun diakibatkan dunia usaha yang mengalami tekanan karena Covid-19 sehingga tidak mampu melaksanakan kewajibannya.


Selain itu, penerimaan dari sektor lainnya juga ikut mengalami tekanan. Sebab, Covid-19 ini menyebar hampir ke semua sektor perekonomian Indonesia termasuk UMKM.

"Apakah karena kondisi pelaku ekonomi melemah sehingga kemampuan bayar pajak turun dan perubahan komoditas yang turun tajam, minyak, batu bara turun nyata," jelasnya.

"Oleh karena itu kita melihat dari sisi penerimaan yang disampaikan ada kemungkinan turun, sebesar 10%. Outlook ini akan terus dimonitor dan teliti tiap bulan untuk capture perubahan kondisi ekonomi yang terjadi," tambahnya.


Di satu sisi, belanja negara justru mengalami peningkatan demi mitigasi dampak Covid-19 ke perekonomian dengan memberikan stimulus kepada semua sektor yang mengalami tekanan. Dengan kondisi penerimaan yang kontraksi dan belanja yang meningkat maka terjadi defisit yang melebar hingga 5,07% dari proyeksi awal hanya 1,76% dari PDB.


[Gambas:Video CNBC]




(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading