Pertimbangkan Saham-saham Ini, Sebelum Libur Panjang Lebaran

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
01 June 2018 12:55
Dalam menghadapi libur panjang seperti ini, saham dari sektor consumer goods masih menjadi primadona para investor untuk ditransaksikan dan diborong.
Jakarta, CNBC Indonesia -  Menjelang libur panjang hari raya Idul Fitri investor mulai menentukan strategi saham yang sebaiknya dikoleksi. Dalam menghadapi libur panjang seperti ini, saham dari sektor consumer goods masih menjadi primadona para investor untuk ditransaksikan dan jadi tempat investasi.
 
William Surya Wijaya Vice President of Research PT Indosurya Mandiri Sekuritas mengatakan saham barang-barang konsumsi, perbankan, dan telekomunikasi akan lebih menarik bagi investor.
 
"Biasanya kinerja sektor konsumsi naik di musim-musim seperti sekarang ini, bahkan sampai Lebaran. Tentunya ini terkait dengan libur yang panjang serta jelang Asian Games," ujar William kepada CNBC Indonesia, saat dihubungi Kamis (31/5).
 
Untuk itu, William merekomendasikan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) adalah saham-saham yang bisa dikoleksi menjelang hari raya Lebaran kali ini.
 
Menurut William biasanya terjadi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Lebaran. Tentunya hal ini akan memberikan multiplier effect terhadap kinerja perusahaan barang konsumsi yang semestinya akan membaik, dan mengerek harga saham emiten-emiten tersebut.
 
Selain saham barang konsumsi, sektor telekomunikasi dan infrastruktur juga ikut direkomendasikan oleh William, seperti saham dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM), PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
 
Hal itu disebabkan, adanya perubahan pola berkirim pesan ucapan selamat hari raya di era digital sekarang ini yang cukup dengan bermodalkan ponsel, pulsa, dan pulsa internet. Menurutnya, aktivitas ini akan menjadi pendorong membaiknya kinerja emiten telekomunikasi.
 
Adapun, terdapat juga rekomendasi untuk saham-saham di sektor perbankan, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM).
 
Senada dengan William, Analis Binaartha Parama Sekuritas M Nafan Aji Gusta juga merekomendasikan saham-saham di sektor barang konsumsi, dan infrastruktur dan telekomunikasi. Saham-saham rekomendasinya yakni JSMR, TLKM, INDF, ICBP, dan UNVR.
 
Namun, selain saham-saham dari sektor tersebut, Nafan juga merekomendasikan saham sektor agrikultur dan ritel bisa memberi cuan kepada investor. Untuk kedua sektor tersebut, ia merekomendasikan saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk.
 
"Semuanya terkait faktor demand. Jelang libur aksi profit taking pasti ada, dan ini wajar bagi dinamika pasar modal. Tapi untuk yang tetap ingin hold, bisa ambil saham-saham tersebut," ujar Nafan kepada CNBC Indonesia, Kamis (30/5). 


(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading