Jelang Konser BTS, GBK Perkuat Struktur Lapangan Demi Panggung Akbar
Jakarta, CNBC Indonesia - Grup K-pop BTS dijadwalkan melanjutkan tur dunia "ARIRANG" ke kawasan Asia dan Australia, usai menyelesaikan rangkaian konsernya di Amerika Selatan. Indonesia menjadi salah satu negara yang akan disinggahi boy grup terbesar di dunia tersebut.Â
Jelang konser akbar BTS di Jakarta yang akan digelar pada Desember mendatang, pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sedang melakukan penguatan struktur fondasi lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan panggung konser berukuran besar yang kini semakin banyak ditempatkan di tengah lapangan stadion.
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan, pengembangan dan penguatan lapangan bertujuan meningkatkan kemampuan stadion dalam mengakomodasi kegiatan olahraga maupun nonolahraga.Â
Menurut Rakhmadi, meningkatnya penggunaan stadion untuk konser musik juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kualitas lapangan sepak bola. Saat ini, struktur dasar lapangan SUGBK masih menggunakan lapisan tanah, batu, dan kerikil, berbeda dengan sejumlah stadion modern yang telah menggunakan fondasi beton.
Daya dukung lapangan SUGBK saat ini berada pada kisaran 150 hingga 200 kilogram per meter persegi. Sementara itu, tren konser internasional dengan panggung di tengah lapangan berpotensi menghasilkan beban yang melampaui kapasitas tersebut.
Beban berlebih dapat mengganggu struktur lapisan bawah lapangan, mengubah elevasi drainase, hingga menyebabkan genangan air dan memengaruhi kerataan permukaan rumput.
"Penguatan struktur ini adalah investasi untuk memastikan bahwa SUGBK tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan kebutuhan penggunaan publik secara global, sekaligus memperkuat kualitas dan keamanan," kata Rakhmadi.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, GBK melakukan penguatan fondasi pada bagian tengah lapangan sekaligus modernisasi peralatan pemeliharaan rumput. Kepala Divisi Pembangunan dan Pemeliharaan PPKGBK, David Prastyan mengatakan, pekerjaan penguatan struktur ditargetkan selesai pada November 2026.