Cek Frekuensi Kencing dalam Sehari yang Sehat Menurut Pakar

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
19 October 2026 07:40
Ilustrasi buang air kecil. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi buang air kecil. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Anda perlu memerhatikan frekuensi buang air kecil atau kencing dalam sehari. Terlalu sering atau terlalu jarang kencing bisa menjadi pertanda bahaya.

Ahli urologi did Orlando Health dan kontributor CNN, Jamin Brahmbhatt mengatakan mayoritas orang sehat akan enam hingga delapan kali kencing pada siang hari. Sementara di malam hari, idealnya sebanyak sekali atau tidak sama sekali.

"Bagi kebanyakan orang, wajar saja jika mereka perlu buang air kecil setiap (tiga hingga empat) jam di siang hari," jelas Brahmbhatt.

"Pada malam hari, idealnya, Anda hanya bangun untuk kencing sekali atau tidak sama sekali. Jika Anda terbangun lebih dari itu, bisa jadi ada yang tidak beres," ujarnya menambahkan.

Namun frekuensinya bisa berbeda tiap orang. Misalnya orang akan buang air kecil hingga 10 kali sehari saat mereka minum banyak air.

Jumlahnya juga banyak saat mengonsumsi minuman lain yang menyebabkan seringnya buang air kecil, seperti alkohol, teh, dan kopi.

Jika cuaca panas dan Anda banyak berkeringat, Anda mungkin akan lebih jarang buang air kecil. Yang penting adalah mengetahui apa yang normal bagi Anda. Jika Anda tiba-tiba lebih sering pergi ke kamar mandi - atau lebih jarang - mungkin ada baiknya Anda memeriksakan diri, terutama jika hal itu mengganggu kualitas hidup Anda," ujarnya.

Perlu dicatat, bahwa buang air kecil yang terlalu sering atau berlebihan tidak disebabkan karena konsumsi air yang terlalu berlebihan. Namun ada sejumlah alasan lain yang memicunya.

Dia menjelaskan kondisi ini bisa dipicu karena sindrom kandung kemih yang terlalu aktif, diabetes, infeksi saluran kemih, atau obat-obatan. Faktor umum lainnya adalah obat-obatan diuretik yang diresepkan mereka yang memiliki masalah tekanan darah atau kondisi jantung.

Selain itu, hamil juga bisa membuat frekuensi kencing lebih banyak. Karena ahli urologi bersertifikat di NY Urology, David Shusterman mengatakan kehamilan mengharuskan minum lebih banyak air dan membuat metabolisme air meningkat.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 4 Gejala Ginjal Rusak Jarang Disadari, Bisa Dicek Saat Kencing


Most Popular
Features