Viral Habib Tuai Kecaman usai Lecehkan Perempuan Saat Ceramah

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
14 October 2026 16:25
Ilustrasi Rumah Ibadah. (Pexels)
Foto: Ilustrasi Rumah Ibadah. (Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Potongan video ceramah seorang pendakwah menuai kritik keras dari warganet karena tutur katanya yang dinilai merendahkan perempuan dan tidak pantas disampaikan dalam forum keagamaan.

Dalam potongan video yang beredar luas di media sosial, penceramah tersebut awalnya membicarakan honor yang diterimanya ketika memenuhi undangan ceramah. Ia mengaku memiliki tarif ceramah paling rendah Rp75 juta. Pernyataan itu disampaikan dengan gaya bercanda yang disambut tawa sejumlah jemaah.

"Ane tuh kalau tampil paling miskin 75 juta," ucapnya dalam video tersebut.

Ia kemudian menyinggung permintaan agar santriwati dihadirkan karena ingin mencari calon istri keempat.

"Keluarkan santri-santri perempuan. Santri laki-laki gue udah eneg. Perempuan, keluarin ane mau pilih," katanya.

Penceramah tersebut juga mengungkapkan harapannya agar ada santriwati yang bersedia menjadi istrinya.

"Mudah-mudahan ada santri perempuan yang mau saya jadiin istri keempat," ujarnya.

Tidak berhenti di situ, ia turut melontarkan candaan mengenai jemaah perempuan berusia lanjut. Ia menyebut kehadiran perempuan berusia 60 tahun ke atas mengganggu pandangannya ketika berceramah.

"Enggak ada pahalanya ceramah depan emak-emak, ngotor-ngotorin mata. Tapi kalau perawan seger," ucapnya.

Pernyataan tersebut kembali disambut tawa dalam rekaman yang beredar. Menjelang bagian akhir potongan video, sang penceramah mengakui bahwa dirinya memang gemar bercanda.

"Maaf-maaf nih, ane begini, aye tukang becanda," katanya.

Dalam kolom komentar, sejumlah warganet mengidentifikasi sosok penceramah dalam video sebagai Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf. Namun, identitas pembicara dan konteks lengkap rekaman tersebut masih perlu dikonfirmasi secara langsung.

Unggahan tersebut memancing beragam reaksi. Sejumlah warganet mempertanyakan mengapa pernyataan yang dinilai merendahkan perempuan justru disambut tawa oleh sebagian jemaah.

"Ini malah pada ketawa yg nonton. Ga bisa mencerna omongannya gt? Gila," tulis akun @gvns***.

Komentar senada disampaikan akun @ita3*** yang mempertanyakan kepantasan materi ceramah tersebut.

"Merendahkan perempuan gitu kok masih didengerin ceramahnya," tulisnya.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article HYROX Minta Maaf usai Insiden Viral di Beijing, Janji Evaluasi Aturan


Most Popular
Features