Heboh Robot Diduga Lecehkan Remaja 16 Tahun, Polisi Turun Tangan

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
14 October 2026 12:05
Polisi Jerman menyita sebuah robot yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 16 tahun dengan menyentuh bokongnya dan melakukan gerakan menusuk ke arahnya. (X/IntCyberDigest)
Foto: (X/IntCyberDigest)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah robot disita polisi di Jerman setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja perempuan berusia 16 tahun. Insiden yang terjadi di luar restoran cepat saji di Kota Cologne itu bahkan dilaporkan disiarkan secara langsung melalui media sosial.

Melansir Times of India, Rabu (14/10/2026), polisi setempat tengah menyelidiki bagaimana robot tersebut beroperasi, termasuk kemungkinan adanya seseorang yang sengaja mengendalikan gerakannya dari jarak jauh.

Insiden itu terjadi pada Minggu di kawasan Hohenzollernring, salah satu jalan yang ramai di Cologne. Saat kejadian, korban sedang berdiri bersama teman-temannya di luar sebuah restoran cepat saji.

Tiba-tiba, sebuah robot berwarna merah dan emas dengan tinggi sekitar 1,2 meter diduga mendekati korban dari belakang. Menurut keterangan polisi, robot tersebut diduga menyentuh bokong korban dan melakukan gerakan menyerupai dorongan seksual ke arah tubuhnya.

Peristiwa tersebut dilaporkan direkam dan disiarkan langsung melalui media sosial. Pemilik robot yang juga merupakan remaja berusia 16 tahun asal Wegberg, bersama seorang rekannya berusia 19 tahun, diduga merekam kejadian tersebut dan memberikan komentar selama insiden berlangsung.

Tak lama setelah kejadian, polisi menerima laporan mengenai dugaan pelecehan tersebut. Petugas kemudian menemukan orang-orang yang diduga terlibat di dekat persimpangan Magnusstrasse dan Hohenzollernring.

Namun, robot yang menjadi pusat penyelidikan tidak lagi berada di lokasi kejadian. Setelah melakukan pemeriksaan, polisi menemukan robot tersebut disembunyikan di dalam bagasi sebuah mobil Volkswagen.

Menurut polisi, pemilik robot yang masih berusia 16 tahun telah memasukkannya ke dalam kendaraan sebelum petugas tiba. Polisi kemudian menyita robot tersebut bersama dua telepon seluler milik kedua orang yang diduga terlibat. Barang-barang itu akan digunakan sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengetahui kronologi kejadian serta memastikan bagaimana robot tersebut dikendalikan.

Kepolisian Cologne kini membuka penyelidikan pidana terkait dugaan pelecehan seksual dalam insiden tersebut. Salah satu fokus utama penyelidikan adalah memastikan apakah robot melakukan gerakan tersebut karena dikendalikan seseorang secara sengaja.

"Departemen investigasi kriminal kini sedang memeriksa bagaimana robot tersebut berfungsi saat kejadian dan apakah seseorang dengan sengaja mengendalikan gerakannya," demikian pernyataan polisi.

Polisi juga memastikan bahwa robot beserta dua telepon seluler telah disita untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini, penyidik masih mendalami bagaimana robot tersebut dioperasikan dan peran dua orang yang diduga merekam kejadian. Belum ada kesimpulan resmi mengenai siapa yang mengendalikan gerakan robot maupun tanggung jawab pidana pihak-pihak yang terlibat.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article YouTube Batasi Video Fitness dan Olahraga untuk Remaja, Ini Alasannya


Most Popular
Features