Wapres Tanggapi Survei Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menanggapi hasil survei kinerja dua tahun pemerintahan yang dirilis lembaga survei CELIOS. Salah satu temuan mencolok dari survei tersebut adalah bahwa 75% masyarakat Indonesia stress dengan kebijakan pemerintah.Â
Wapres menyatakan bahwa ia menerima dan menghargai setiap hasil survei, kajian, maupun kritik yang disampaikan oleh masyarakat dan lembaga independen.
"Bagi saya, semua itu adalah bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus memperbaiki diri," ujar Wapres lewat keterangan tertulis, Selasa (13/10).
"Kritik yang disampaikan kepada pemerintah, termasuk kepada saya, harus dijawab dengan kerja yang lebih baik. Baik melalui evaluasi serta perbaikan kebijakan dan cara kerja untuk memastikan kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat dan menjawab permasalahan masyarakat di lapangan," tegasnya.
CELIOS bersama Kabinet Bayangan merilis hasul survei berjudul Rapor Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran. Metodologi survei ini melibatkan 1.142 responden dari masyarakat umum yang tersebar di berbagai provinsi (menggunakan non-probability sampling via Meta Ads dan pembobotan) serta 129 responden dari kelompok ahli menggunakan metode snowball sampling.
Sejumlah temuan utama survei tersebut antara lain:
1. 76% responden setuju MBG dihentikan
2. 75% responden merasakan stress akibat kebijakan pemerintah
3. 66% responden menilai kunjungan luar negeri Presiden tidak membawa manfaat untuk masyarakat
4. 96% responden menilai pemerintah tidak mampu menyelesaikan karhutla
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]