Kalender 2027 Punya 2 Libur Isra Mikraj, Ini Tanggalnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun 2027 bakal menjadi tahun yang cukup unik dalam kalender libur nasional Indonesia. Pasalnya, masyarakat akan menjumpai dua kali libur nasional untuk memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dalam satu tahun.
Hal tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027. Dua peringatan Isra Mikraj itu jatuh masing-masing pada awal dan penghujung tahun.
Mengutip detikHikmah, berdasarkan SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1205 Tahun 2026, Nomor 3 Tahun 2026, dan Nomor 2 Tahun 2026, berikut jadwal libur Isra Mikraj sepanjang 2027:
- Selasa, 5 Januari 2027: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1448 H
- Minggu, 26 Desember 2027: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1449 H
Dengan demikian, peringatan Isra Mikraj pada 2027 terjadi dua kali karena tanggal 27 Rajab dari dua tahun Hijriah berbeda, yakni 1448 H dan 1449 H, sama-sama berada dalam rentang kalender Masehi 2027.
Kenapa Isra Mikraj Bisa Terjadi Dua Kali pada 2027?
Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW diperingati setiap 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Berbeda dengan kalender Masehi, kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan atau sistem kamariah sebagai dasar penanggalannya.
Mengutip buku Seri Penemuan: Kalender karya S. Armelia F., satu tahun Hijriah berlangsung sekitar 354 hingga 355 hari. Sementara satu tahun dalam kalender Masehi berlangsung selama 365 hari atau 366 hari pada tahun kabisat.
Artinya, kalender Hijriah sekitar 10 hingga 11 hari lebih pendek dibandingkan kalender Masehi. Akibat perbedaan tersebut, tanggal-tanggal dalam kalender Hijriah terus bergeser lebih awal jika dilihat berdasarkan kalender Masehi.
Pergeseran inilah yang membuat 27 Rajab muncul dua kali dalam kalender Masehi 2027, yakni pada Januari dan Desember.
Fenomena serupa juga dapat terjadi pada hari besar Islam lainnya ketika jarak pergeseran kalender Hijriah memungkinkan tanggal yang sama muncul di awal dan kembali muncul pada penghujung satu tahun Masehi.
Mengenal Peristiwa Isra Mikraj
Isra Mikraj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini berkaitan dengan perjalanan Nabi Muhammad SAW pada malam hari hingga menerima perintah untuk menjalankan salat lima waktu.
Merujuk buku 99 Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an karya Ridwan Abqary, perjalanan tersebut diawali dengan Isra, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem.
Setelah itu berlangsung Mikraj, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW menuju Sidratul Muntaha dengan melewati tujuh lapisan langit.
Dalam perjalanan tersebut, Nabi Muhammad SAW disebut bertemu dengan sejumlah nabi terdahulu. Pada akhirnya, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat yang kemudian menjadi kewajiban bagi umat Islam.
(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]