Pangeran George Resmi Masuk Eton College, SPP Sekolah Rp1,5 M

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
09 September 2026 14:05
Pangeran William dan Catherine, Putri Wales, mengantar putra mereka, Pangeran George, pada hari pertamanya di Eton College, Eton, Inggris, 8 September 2026. ADRIAN DENNIS/Pool via REUTERS.
Foto: Pangeran William dan Catherine, Putri Wales, mengantar putra mereka, Pangeran George, pada hari pertamanya di Eton College, Eton, Inggris, 8 September 2026. ADRIAN DENNIS/Pool via REUTERS.

Jakarta, CNBC Indonesia - Pangeran George, calon pewaris Kerajaan Inggris, memulai babak baru dalam hidupnya dengan resmi menjadi siswa Eton College. Di tengah pagi yang diguyur hujan, George tiba di sekolah bergengsi tersebut didampingi kedua orang tuanya, Pangeran William dan Catherine, Putri Wales.

Melansir BBC, Pangeran George yang kini berusia 13 tahun, tampil formal mengenakan jas dan dasi ketika memasuki halaman Eton College, sekolah swasta elit yang mematok biaya SPP sekitar £65.000 (atau sekitar Rp1,5 miliar) per tahun.

Pangeran William dan Catherine terlihat membawa payung saat mendampingi putra sulung mereka menuju pintu masuk sekolah.

Pangeran William dan Catherine, Putri Wales, mengantar putra mereka, Pangeran George, pada hari pertamanya di Eton College, Eton, Inggris, 8 September 2026. ADRIAN DENNIS/Pool via REUTERS.Pangeran William dan Catherine, Putri Wales, mengantar putra mereka, Pangeran George, pada hari pertamanya di Eton College, Eton, Inggris, 8 September 2026. ADRIAN DENNIS/Pool via REUTERS. 

Kedatangan keluarga tersebut disambut langsung oleh kepala sekolah Simon Henderson dan provost Sir Nicholas Coleridge. Dalam momen singkat sebelum George memasuki gedung sekolah, Henderson berjabat tangan dengannya dan menyampaikan pesan sederhana.

"Selamat datang, semoga sukses, dan selamat menikmati," ujar Henderson kepada calon penerus Kerajaan Inggris tersebut.

George terlihat mengenakan seragam khas Eton yang terdiri dari jas berekor atau tailcoat berwarna hitam, rompi, serta kerah putih kaku. Seragam tersebut menjadi salah satu ciri khas tradisi sekolah yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Mengikuti Jejak Sang Ayah

Keputusan George untuk bersekolah di Eton mengakhiri spekulasi panjang mengenai institusi pendidikan yang akan dipilihnya setelah menyelesaikan pendidikan di Lambrook, sekolah persiapan swasta di Berkshire.

Sejumlah sekolah elite sempat disebut-sebut sebagai kemungkinan tujuan George. Namun, keluarga Wales akhirnya memilih jalur yang sangat tradisional: Eton College, sekolah yang juga pernah menjadi tempat pendidikan Pangeran William.

Pilihan tersebut membuat George mengikuti jejak ayahnya sekaligus sejumlah anggota keluarga besar kerajaan lainnya, termasuk Pangeran Harry dan Earl Spencer.

Eton dikenal sebagai salah satu sekolah swasta paling bergengsi di Inggris. Institusi yang didirikan pada abad ke-15 tersebut telah mendidik sekitar 20 perdana menteri Inggris. Biaya pendidikannya saat ini berada di kisaran £65.000 per tahun.

George Mulai Hidup sebagai Siswa Asrama

Memasuki Eton juga berarti George akan menjalani pengalaman baru sebagai siswa asrama. Sekolah tersebut memiliki 25 asrama, masing-masing menampung sekitar 55 siswa mulai usia 13 tahun.

Setiap asrama berada di bawah pengawasan staf yang dipimpin seorang kepala asrama. Kehidupan sebagai siswa asrama akan membuat George menjalani sebagian besar kesehariannya di lingkungan sekolah bersama para siswa lainnya.

Bagi keluarga kerajaan, sistem tersebut juga dapat memberikan George ruang untuk menjalani kehidupan sekolah yang relatif jauh dari sorotan publik.

Pangeran William sendiri pernah berbicara mengenai pengalaman tersebut ketika masih muda. Pada Juni 2000, saat berusia 18 tahun, William mengatakan bahwa ia menikmati kesempatan menjalani kehidupan sehari-hari di Eton sebagai siswa biasa.

"Saya sangat menikmati pengalaman bisa menjalani keseharian di Eton layaknya siswa biasa," ujar William ketika itu.

Pendidikan untuk Masa Depan Seorang Raja

Melanie Sanderson, redaktur pelaksana Good Schools Guide, menggambarkan Eton sebagai institusi yang tetap mempertahankan bangunan dan tradisi kuno, tetapi pada saat yang sama memiliki pendekatan pendidikan yang modern dan progresif.

Menurutnya, sebagian besar siswa berusia 13 tahun yang baru memasuki Eton belum dapat membayangkan kehidupan dewasa yang akan mereka jalani. Namun, situasi George berbeda karena masa depannya sebagai calon raja Inggris telah membuat perjalanan pendidikannya menjadi sesuatu yang sangat istimewa.

Orang tua George memiliki keleluasaan besar dalam memilih sekolah terbaik untuk putra mereka. Keputusan memilih Eton menunjukkan bahwa William dan Catherine menilai lingkungan pendidikan tersebut sebagai persiapan yang tepat bagi George untuk menjalankan perannya kelak sebagai anggota keluarga kerajaan modern.

Dengan dimulainya kehidupan baru di Eton, George tidak hanya mengikuti tradisi keluarga, tetapi juga memasuki salah satu tahap paling penting dalam perjalanan menuju masa depannya sebagai calon pewaris takhta Inggris.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pangeran Harry & Meghan Balik ke Inggris usai 6 Tahun Tinggal di AS


Most Popular
Features