Berapa Lama Durasi Mandi yang Benar, Begini Kata Peneliti

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
06 September 2026 18:20
Ilustrasi Mandi. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi Mandi. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia — University of Surrey merilis hasil penelitian mengenai durasi mandi yang ideal untuk menjaga efisiensi air dan kesehatan. Studi tersebut menyarankan adanya batas waktu tertentu dalam mandi agar penggunaan air harian tidak berlebihan dan tidak memicu krisis pasokan air di masa depan.

Peneliti ilmu lingkungan dari universitas tersebut Dr. Pablo Pereira-Doel menjelaskan rincian waktu yang sebenarnya dibutuhkan seseorang untuk membersihkan diri secara efektif. Ia menekankan pentingnya mengatur waktu mandi secara sadar agar sumber daya air tidak terbuang secara percuma.

"Tiga menit adalah target yang masuk akal untuk mandi tubuh, dengan tambahan dua menit jika Anda mencuci rambut," ujarnya dilansir Dailymail, dikutip Minggu (6/9/2026).

Data penelitian menunjukkan rata-rata durasi mandi rumah tangga saat ini mencapai 7,5 menit, bahkan beberapa orang ditemukan menghabiskan waktu hingga 40 menit di bawah kucuran air. Hal ini terjadi karena pergeseran fungsi mandi yang kini tidak lagi sekadar untuk kebersihan, melainkan juga untuk relaksasi atau menghangatkan tubuh.

"Sejauh mengapa orang berlama-lama... jawabannya adalah bagi sebagian besar waktu mandi, menjadi bersih bukanlah intinya," jelas Pereira-Doel.

Selain durasi, peneliti menyoroti kebiasaan menggunakan sampo dua kali yang dianggap sebagai pemborosan waktu dan air karena memperlama proses pembilasan. Penggunaan produk pembersih yang berlebihan juga berkontribusi pada lamanya durasi mandi karena menghasilkan lebih banyak busa yang harus dibersihkan.

"Gunakan sampo sekali saja, bukan dua kali. Ini adalah hal yang paling jelas dalam data kami dan merupakan salah satu perubahan termudah yang bisa dilakukan siapa pun," tegasnya.

Di samping itu, Pakar psikologi lingkungan dari Swansea University, Profesor Ian Walker, menambahkan bahwa mayoritas orang melakukan aktivitas mandi secara otomatis tanpa memikirkan volume air yang terbuang.

Melalui kampanye penghematan air, masyarakat didorong untuk membatasi waktu mandi mereka menjadi maksimal 4 menit saja.

"Kami menyarankan agar kebanyakan orang memiliki rutinitas mandi mereka sendiri, yang cenderung mereka ulangi secara 'autopilot' setiap kali masuk ke kamar mandi," tutur Walker.

Secara teknis, setiap satu menit penggunaan pancuran air dapat menghabiskan sekitar 6 hingga 15 liter air. Dengan target konsumsi air harian sebesar 110 liter per orang pada tahun 2050, durasi mandi yang terlalu lama dikhawatirkan akan menghabiskan seluruh jatah anggaran air harian masyarakat.

"Rutin ini sering kali berakhir sangat berbeda dengan orang lain karena mandi sangat pribadi, artinya semua orang mengembangkan rutinitas mandi mereka tanpa mengetahui apa yang dilakukan orang lain, atau apa yang 'normal'," tandasnya.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Sakti! Daun Ini Bisa Tangkal Mikroplastik, Bertebaran di RI


Most Popular
Features