Bukan Cuma BTS, Ini 8 Musisi yang Pernah Protes Grammy

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
31 July 2026 11:00
BTS sukses menggelar 2 hari konser BTS ARIRANG sekaligus merayakan hari debut ke-13 di Busan. (Dok. BigHit Music)
Foto: BTS. (Dokumentasi BigHit Music)

Jakarta, CNBC Indonesia - Keputusan BTS untuk tidak mengajukan karya mereka ke ajang Grammy Awards 2027 menjadi sorotan dunia musik. Banyak penggemar menilai langkah tersebut sebagai bentuk sikap terhadap sistem penghargaan Grammy yang selama ini dinilai belum sepenuhnya adil bagi musisi Asia.

Sebelumnya, Recording Academy pada Juni 2026 mengumumkan lima kategori baru untuk Grammy Awards 2027, termasuk Best Asian Pop Music Performance. Kehadiran kategori ini menuai pro dan kontra.

Sebagian menyambutnya sebagai bentuk pengakuan terhadap musik Asia, sementara lainnya menilai kategori tersebut justru berpotensi memisahkan musisi Asia dari persaingan di kategori-kategori utama.

BTS bukanlah artis pertama yang menyuarakan kritik terhadap Grammy. Sejumlah musisi papan atas dunia sebelumnya juga pernah mengungkapkan kekecewaan hingga memboikot ajang penghargaan bergengsi tersebut.

Berikut daftarnya melansir CDC GMA News:

1. Eminem

Rapper Eminem telah lama mengkritik Grammy Awards. Dalam sebuah wawancara pada 2018, ia menyebut proses pemungutan suara Grammy tidak benar-benar mencerminkan pilihan para pemilih.

Menurutnya, penghargaan sering diberikan kepada artis yang menjadi favorit Recording Academy, bukan berdasarkan perkembangan musik yang sebenarnya. Ia bahkan menyebut Grammy sudah tidak lagi peka terhadap apa yang terjadi di industri musik.

2. Frank Ocean

Frank Ocean memilih tidak mengajukan album Blonde ke Grammy Awards 2017. Dalam wawancara dengan The New York Times, ia mengatakan sistem nominasi dan penilaian Grammy sudah ketinggalan zaman dan tidak cukup merepresentasikan musisi dengan latar belakang seperti dirinya.

3. Ariana Grande

Ariana Grande tidak menghadiri Grammy Awards 2019 setelah berselisih dengan produser acara terkait lagu yang akan dibawakan di atas panggung. Meski absen, Ariana tetap memenangkan penghargaan Best Pop Vocal Album lewat album Sweetener, yang menjadi Grammy pertamanya. Ia kemudian mengaku sebenarnya ingin hadir, tetapi kesepakatan mengenai penampilannya tidak tercapai.

4. Drake

Drake mengkritik Grammy pada 2020 karena dinilai mengabaikan karya musisi kulit hitam dan genre rap. Menurutnya, para musisi sebaiknya tidak lagi terkejut dengan ketidaksesuaian antara musik yang berpengaruh dan hasil penghargaan. Pada 2021, Drake juga menarik albumnya Certified Lover Boy dari proses penilaian Grammy meski telah memperoleh nominasi.

5. The Weeknd

The Weeknd menjadi salah satu kritik terbesar Grammy setelah album After Hours gagal memperoleh satu pun nominasi pada Grammy 2022, meski lagu seperti Blinding Lights dan Save Your Tears meraih kesuksesan besar.

Ia menyebut Grammy sebagai institusi yang korup dan menuntut transparansi. Setelah itu, The Weeknd memboikot Grammy dan tidak lagi mengirimkan karyanya, sebelum akhirnya mengakhiri boikot tersebut pada 2025 dengan tampil di panggung Grammy.

6. Zayn Malik

Mantan personel One Direction, Zayn Malik, juga melontarkan kritik keras terhadap Grammy pada 2021. Ia menilai sistem nominasi masih dipengaruhi praktik pilih kasih, rasisme, dan politik jaringan. Zayn juga meminta proses penilaian dibuat lebih inklusif dan transparan.

7. Halsey

Halsey ikut menyuarakan kekecewaannya setelah album Manic tidak masuk nominasi Grammy. Melalui media sosial, ia mengklaim proses Grammy kerap dipengaruhi berbagai faktor di balik layar, mulai dari relasi dengan pihak tertentu hingga kampanye yang dilakukan secara informal, bukan semata kualitas musik.

8. Nicki Minaj

Nicki Minaj mengkritik Grammy karena menempatkan lagunya Super Freaky Girl dalam kategori pop, bukan rap. Menurutnya, keputusan tersebut memperkecil peluangnya meraih penghargaan. Ia juga menuding ada kecenderungan untuk lebih menguntungkan artis-artis baru dibandingkan musisi yang telah lama berkarier.

Keputusan BTS untuk tidak mengikuti Grammy 2027 menambah daftar panjang musisi internasional yang mempertanyakan sistem penilaian Recording Academy. Grammy Awards ke-69 dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2027 dan akan disiarkan melalui ABC, Disney+, serta Hulu. Lokasi penyelenggaraannya hingga kini belum diumumkan.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article CEO Grammy Buka Suara Usai BTS Tolak Ikut Awards


Most Popular
Features