Alasan Lokasi Indomaret dan Alfamart Berdekatan Padahal Saingan

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
30 July 2026 16:50
Sejumlah warga melewati toko Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Sukabumi Utara, Jakarta Barat, Kamis (27/1/2022). Indomaret dan Alfamart mungkin terlihat selalu berdekatan yang memiliki banyak persamaan. Namun, keduanya mengakui bahwa mereka me
Foto: Minimarket (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pernah bertanya-tanya kenapa Indomaret dan Alfamart kadang bisa berdiri hanya beberapa langkah satu sama lain? Bukankah secara logika bisnis, seharusnya mereka memilih lokasi yang berjauhan agar tidak berebut pelanggan? Ternyata, justru keberadaan pesaing di sebuah lokasi bisa menjadi tanda bahwa tempat tersebut memiliki potensi pasar yang menguntungkan.

Dalam bisnis ritel, perusahaan tidak selalu mencari lokasi yang bebas dari kompetitor. Mereka lebih tertarik pada kawasan dengan lalu lintas konsumen tinggi, seperti jalan utama, permukiman padat, kawasan perkantoran, sekolah, atau persimpangan strategis. Ketika sebuah minimarket sudah lebih dulu beroperasi dan ramai dikunjungi, hal itu dapat menjadi semacam "bukti" bahwa ada permintaan konsumen di kawasan tersebut. Pesaing kemudian bisa masuk untuk mengambil bagian dari pasar yang sama.

Fenomena ini dikenal sebagai competitive clustering, ketika bisnis sejenis cenderung berkumpul di lokasi yang sama karena sama-sama mengejar konsumen dan keuntungan dari sebuah kawasan. Bagi minimarket, berada berdekatan dengan kompetitor bahkan bisa lebih menguntungkan daripada membuka toko di lokasi yang sepi hanya demi menghindari persaingan. Apalagi, konsumen tidak selalu memilih toko berdasarkan jarak. Harga promo, kelengkapan produk, program loyalitas, metode pembayaran, hingga kenyamanan toko bisa menjadi alasan seseorang memilih satu minimarket dibandingkan yang lain.

Ada beberapa alasan mengapa kedua gerai minimarket ini selalu berada di lokasi yang berdekatan. Dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya terdapat lima alasan penting kenapa lokasi Indomaret selalu berdekatan dengan Alfamart.



1. Mengusung Keunggulan yang Berbeda
Di mata konsumen, Indomaret dan Alfamart mungkin terlihat seperti saudara kandung yang memiliki banyak persamaan. Namun, keduanya mengakui bahwa mereka memiliki keunggulannya masing-masing. Ada yang mengusung keunggulan dari segi harga lebih murah, kapasitas toko lebih luas, pelayanan lebih ramah atau kenyamanan suasana.

2. Membangun Persepsi Konsumen
Ketika konsumen datang ke salah satu minimarket, maka para karyawan akan bertugas untuk membangun persepsi positif kepada pelanggan agar datang kembali ke gerai mereka. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, masing-masing gerai Indomaret atau Alfamart akan menunjukkan keunggulannya tersendiri untuk memikat hati pelanggan.

3. Menarik Pasar yang Lebih Luas
Alasan utama di balik 'fenomena' ini adalah strategi marketing. Kedua gerai tentu bertujuan agar mereka mendapatkan pasar yang lebih luas dan menarik konsumen sebanyak-banyaknya.

Jadi, mereka akan memilih lokasi dengan konsep teori lokasi industri, yakni Hotelling Theory. Hotelling Theory adalah teori yang menjelaskan dua persamaan jenis kegiatan ekonomi yang saling berdekatan dengan tujuan untuk menguasai pasar seluas-luasnya. Teori tersebut akan berfokus pada pemilihan lokasi. Presentasi keuntungannya sudah pasti 50:50 yang selanjutnya akan diserahkan kepada selera konsumen.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Most Popular
Features