Rahasia Stamina Erling Haaland: Diet 'Nenek Moyang' 6.000 Kalori

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
15 July 2026 12:20
Erling Haaland merayakan gol pertama Norwegia dalam pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Irak dan Norwegia di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026). (IMAGN IMAGES via Reuters/Paul Rutherford)
Foto: Erling Haaland merayakan gol pertama Norwegia dalam pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Irak dan Norwegia di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026). (IMAGN IMAGES via Reuters/PAUL RUTHERFORD)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penampilan striker Timnas Norwegia, Erling Haaland, di atas rumput hijau terus mengundang decak kagum. Penyerang tengah dengan tinggi badan 196 cm ini tercatat telah mengoleksi 62 gol dalam 54 penampilan untuk negaranya, termasuk performa impresifnya yang menggelontorkan tujuh gol hanya dalam empat pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026.

Namun, di balik ketajamannya yang luar biasa, terungkap sebuah fakta mencengangkan mengenai pola makannya. Haaland dilaporkan secara rutin mengonsumsi sekitar 6.000 kalori per hari, angka yang jauh di atas porsi makan manusia normal.

Mengutip Forbes, bagi mayoritas orang yang bukan atlet, angka 6.000 kalori adalah jumlah yang sangat besar. Sebagai perbandingan, Pedoman Diet Amerika merekomendasikan asupan harian manusia hanya berkisar antara 1.600 hingga 3.000 kalori.

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Brazil v Norway - New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 5, 2026 Norway's Erling Haaland celebrates after the match as Norway qualify for the quarter finals of the World Cup REUTERS/Dylan MartinezSoccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Brazil v Norway - New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 5, 2026 Norway's Erling Haaland celebrates after the match as Norway qualify for the quarter finals of the World Cup REUTERS/Dylan Martinez Foto: REUTERS/Dylan Martinez

Untuk membakar 6.000 kalori, rata-rata orang harus berlari selama sekitar 6-7,5 jam atau lompat tali selama sekitar 5-6 jam.

Kebanyakan manusia pada umumnya tidak dapat membakar 6.000 kalori setiap hari. Tetapi Haaland yang berusia 25 tahun, yang pernah mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan, bukanlah manusia biasa.

Lantas, apa saja yang dimakan Haaland hingga menyentuh angka 6.000 kalori?

Erling Haaland dari Norwegia membawa pulang teman berbulu setelah kembali dari Piala Dunia. (via REUTERS/Jan Langhaug)Erling Haaland dari Norwegia membawa pulang teman berbulu setelah kembali dari Piala Dunia. (via REUTERS/Jan Langhaug) Foto: (via REUTERS/Jan Langhaug)

Pemain Manchester City ini diketahui menerapkan konsep diet leluhur (ancestral diet). Pola makan ini menghindari makanan modern pasca-Revolusi Industri seperti makanan ultra-olahan, gula rafinasi, minyak biji industri, dan suplemen kimia. Sebaliknya, diet ini mengutamakan makanan utuh (whole foods) yang alami dan bersumber lokal.

Salah satu prinsip ekstrem yang dijalani Haaland adalah filosofi makan "dari hidung hingga ekor" (nose-to-tail eating), yaitu mengonsumsi seluruh bagian hewan untuk memaksimalkan variasi nutrisi.

Melalui film dokumenter pada 2022, Haaland: The Big Decision, terungkap bahwa menu harian Haaland secara rutin mencakup :

- Jantung dan hati sapi.

- Madu murni dan ikan kakap.

- Asparagus dan nasi goreng telur.

Apa Manfaat Diet Haaland?

Sisi Positif: Kaya Nutrisi dan Bebas Bahan Kimia

Secara ilmiah, memilih makanan utuh dan segar jauh lebih baik daripada mengonsumsi makanan olahan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa makanan ultra-olahan berkaitan erat dengan risiko kanker kolorektal, gangguan hormon, peradangan, hingga kematian dini.

Dari sisi nutrisi, jeroan yang dikonsumsi Haaland (seperti jantung, hati, ginjal, hingga sumsum tulang) sebenarnya kaya akan zat besi, protein, asam alfa-lipoat, serta mineral penting seperti magnesium, seng, dan selenium. Jeroan juga menjadi sumber vitamin larut lemak (A, D, E, dan K) yang sangat baik dan sering kali lebih ekonomis dibanding potongan daging premium seperti steak.

Sisi Negatif: Risiko Kolesterol hingga Asam Urat

Meski berdampak positif bagi Haaland, diet kaya jeroan ini menyimpan risiko kesehatan yang signifikan jika ditiru oleh sembarangan orang:

1. Tinggi Kolesterol dan Lemak Jenuh: Kadar lemak jenuh pada jeroan jauh lebih tinggi daripada daging tanpa lemak, yang bisa memicu penyakit kardiovaskular.

2. Keracunan Zat Besi dan Vitamin A: Konsumsi berlebih dapat menyebabkan gangguan kelebihan zat besi. Khusus wanita hamil, kelebihan vitamin A bahkan bisa memicu cacat lahir pada janin.

3. Memicu Asam Urat: Jeroan mengandung purin dalam jumlah tinggi yang dapat langsung memicu serangan nyeri asam urat.

4. Risiko Penyakit Kronis Lain: Beberapa penelitian awal mengaitkan konsumsi jeroan dengan risiko lebih tinggi terhadap penyakit hati berlemak non-alkoholik (fatty liver) dan kanker kandung kemih.

Selain itu, diet leluhur yang terlalu kaku kerap kali melupakan bahwa manusia purba memiliki harapan hidup yang jauh lebih pendek dan sering mengalami kekurangan nutrisi, seperti penyakit kudis akibat minimnya asupan serat dan vitamin tertentu dari biji-bijian.

Perlu diingat, apa yang berhasil untuk seorang megabintang sepak bola dengan kebutuhan fisik raksasa seperti Erling Haaland belum tentu cocok untuk tubuh Anda. Jika ingin mengadopsi pola makan sehat, tetaplah menjaga keseimbangan nutrisi, batasi lemak jenuh, dan sesuaikan jumlah kalori dengan aktivitas harian Anda.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 10 Makanan Tinggi Purin Pemicu Asam Urat Banyak Dikonsumsi Warga RI


Most Popular
Features