200.000 Kondom Palsu Asal China Senilai Rp4 Miliar Beredar di Pasaran
Jakarta, CNBCÂ Indonesia - Lebih dari 200.000 kondom asal China berhasil 'kabur' dari uji persyaratan kualitas Uni Eropa karena secara keliru dideklarasikan sebagai mainan. Kesalahan fatal ini membuat konsumen berisiko terkena infeksi menular seksual, kehamilan yang tidak direncanakan, dan bahan kimia serta material yang tidak aman.
Di Eropa, kondom dikategorikan sebagai alat medis dan harus memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang ketat, termasuk pengendalian kontaminasi mikroba, biokompatibilitas, ketahanan terhadap kebocoran, persyaratan dimensi, masa simpan, dan stabilitas.
Produk palsu dari China tidak melewati prosedur tersebut.
"Kondom palsu berbahaya," kata kepala badan anti-penipuan Eropa, Petr Klement, dalam siaran pers seperti dikutip dari Euronews.
"Kondom tersebut tidak diuji, tidak terkontrol, dan tidak aman."
Kondom palsu senilai lebih dari 200.000 euro atau sekitar Rp4 miliar tersebut disita di Rumania, Serbia, dan Spanyol.
Kondom itu dijual di Eropa menggunakan nama dan logo merek terkenal, menurut badan anti-penipuan Eropa.
Bekerja sama dengan otoritas China, Eropa telah mengidentifikasi eksportir di balik pengiriman tersebut tetapi tidak mengungkapkan identitasnya.
(hsy/hsy) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]