Bukan Mendang-mending, 5 Kebiasaan Ini Bikin Keuangan Sehat

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
04 July 2026 18:30
Ilustrasi Keuangan
Foto: Ilustrasi Keuangan
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang merasa gaji atau uang bulanan cepat habis meski tidak melakukan pembelian bernilai besar. Penyebabnya sering kali bukan berasal dari satu transaksi besar, melainkan akumulasi berbagai pengeluaran kecil yang dilakukan hampir setiap hari.

Mulai dari membeli kopi setiap pagi, berlangganan layanan yang jarang dimanfaatkan, hingga terlalu sering memesan makanan karena enggan memasak dapat terlihat sepele. Namun, jika dilakukan secara terus-menerus, kebiasaan tersebut bisa menggerus kondisi keuangan tanpa disadari.

Mengutip Beautynesia, kebiasaan mengelola keuangan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan finansial. Menjaga keuangan tetap sehat tidak selalu berarti harus hidup terlalu hemat, melainkan membangun kebiasaan yang membuat setiap pengeluaran lebih terkontrol.

Berikut sejumlah kebiasaan yang dapat membantu mengurangi pengeluaran kecil yang kerap luput dari perhatian:

1. Catat seluruh pengeluaran, termasuk yang nominalnya kecil

Banyak orang hanya mencatat pengeluaran besar seperti cicilan, tagihan listrik, atau biaya transportasi. Padahal, uang sering kali habis akibat akumulasi transaksi kecil seperti membeli camilan, minuman, biaya parkir, maupun pengeluaran harian lainnya.

Dengan mencatat setiap pengeluaran, pola penggunaan uang akan lebih mudah dipantau. Dari sana, seseorang dapat mengevaluasi pengeluaran mana yang memang diperlukan dan mana yang masih bisa dikurangi.

2. Hindari belanja impulsif dengan memberi jeda sebelum membeli

Promo dan tren di media sosial kerap mendorong seseorang membeli barang tanpa mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan.

Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah memberi jeda beberapa jam atau bahkan satu hari sebelum memutuskan membeli barang yang bukan kebutuhan mendesak. Langkah sederhana ini membantu mengurangi keputusan yang didorong emosi sesaat dan menekan pengeluaran yang tidak perlu.

3. Maksimalkan barang yang sudah dimiliki

Pengeluaran juga dapat membengkak karena kebiasaan membeli barang baru sebelum barang lama benar-benar habis atau tidak lagi layak digunakan.

Contohnya membeli produk perawatan kulit saat stok lama masih tersedia, membeli pakaian karena tergoda diskon, atau membeli peralatan rumah tangga yang sebenarnya sudah dimiliki. Membiasakan mengecek persediaan di rumah sebelum berbelanja dapat membantu mengurangi pembelian yang tidak diperlukan sekaligus mencegah penumpukan barang.

4. Kurangi pengeluaran yang muncul karena rasa malas

Rasa malas juga bisa menjadi sumber pemborosan. Misalnya terlalu sering memesan makanan karena tidak ingin memasak, menggunakan layanan antar untuk kebutuhan yang sebenarnya bisa dibeli sendiri, atau membayar denda akibat terlambat melunasi tagihan.

Agar pengeluaran seperti ini berkurang, seseorang dapat membangun rutinitas yang lebih praktis, seperti menyiapkan bekal, memasak untuk beberapa kali makan sekaligus, atau mengaktifkan pembayaran otomatis untuk tagihan rutin.

5. Menabung di awal setelah menerima gaji

Kesalahan yang masih sering dilakukan adalah menabung dari sisa uang di akhir bulan. Dalam banyak kasus, dana yang seharusnya ditabung justru sudah habis digunakan untuk berbagai kebutuhan maupun keinginan.

Cara yang dinilai lebih efektif adalah langsung menyisihkan sebagian penghasilan begitu gaji diterima. Dengan demikian, dana yang tersedia untuk dibelanjakan menjadi lebih terbatas sehingga pengeluaran lebih mudah dikendalikan sesuai anggaran yang telah ditetapkan.

Pada akhirnya, menjaga kondisi keuangan tidak harus dilakukan dengan menghilangkan seluruh bentuk hiburan atau kesenangan. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan mengelola uang secara konsisten. Sebab, kesehatan finansial pada dasarnya terbentuk dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan setiap hari.

(dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Belajar dari Orang Jepang, Cek 6 Cara Nabung supaya Duit Cepat Ngumpul


Most Popular
Features