AirAsia Setop Rute Jakarta-Singapura Mulai Juli, Ada Apa?

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
29 June 2026 10:15
People walk past an indoor waterfall at Jewel Changi Airport in Singapore October 7, 2021. REUTERS/Edgar Su
Foto: Orang-orang berjalan melewati air terjun dalam ruangan di Bandara Jewel Changi di Singapura, (7/10/2021). (REUTERS/Edgar Su)

Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai berbiaya murah Indonesia AirAsia akan menghentikan penerbangan rute Jakarta-Singapura mulai 1 Juli 2026. Penghentian ini menambah daftar penyusutan jaringan penerbangan maskapai tersebut, baik di Singapura maupun kawasan Asia Tenggara.

Melansir VN Express, rute Jakarta-Singapura menjadi layanan terbaru yang dihentikan di tengah penyesuaian operasional Indonesia AirAsia. Berdasarkan situs resmi AirAsia, anak usaha AirAsia di Indonesia telah menghentikan operasional sebanyak 36 rute domestik dan internasional.

Sementara itu, situs pemantau jadwal penerbangan AeroRoutes menunjukkan penerbangan Jakarta-Singapura milik Indonesia AirAsia sudah tidak lagi tersedia untuk pemesanan selama Juli 2026.

Data OAG Aviation juga memperlihatkan penurunan frekuensi penerbangan yang signifikan. Pada Juni 2025, Indonesia AirAsia masih mengoperasikan 104 penerbangan antara Bandara Changi Singapura dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Namun, pada Juni 2026 jumlah tersebut menyusut menjadi hanya 30 penerbangan.

Kapasitas kursi yang disediakan juga turun drastis. Rata-rata kapasitas bulanan yang sebelumnya mencapai sekitar 36.000 kursi pada 2025 kini hanya tersisa sekitar 5.400 kursi pada Juni 2026.

Pengurangan penerbangan ini terjadi di tengah tekanan yang dihadapi industri penerbangan di kawasan. Sejumlah maskapai Asia diketahui memangkas frekuensi penerbangan ke berbagai destinasi wisata utama di Asia Tenggara pada musim panas tahun ini akibat melemahnya permintaan perjalanan serta kenaikan harga bahan bakar yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Tidak hanya Indonesia AirAsia, maskapai berbiaya rendah asal Korea Selatan, Jeju Air, juga menghentikan rute Incheon-Batam sejak 1 Juni 2026.

Sebagai informasi, Singapura merupakan negara dengan produk domestik bruto (PDB) per kapita terbesar kedua di dunia pada 2025, berada di bawah Swiss.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 13.000 Penerbangan Dibatalkan, Harga Tiket Naik Gila-Gilaan


Most Popular
Features